Gua Rangko, terletak di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), adalah destinasi wisata alam yang menawan dan menawarkan pengalaman petualangan yang tak terlupakan.

Gua Rangko: Permata Tersembunyi Labuan Bajo yang Memukau

Sejak diresmikan sebagai destinasi pariwisata pada tahun 2010, Gua Rangko telah memikat hati para pecinta alam dan petualangan dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Kali ini ZONA INDONESIA akan telusuri lebih dalam mengapa Gua Rangko layak menjadi tujuan wisata impian Anda.

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Daya Tarik Kolam Air Asin yang Jernih

Salah satu daya tarik utama Gua Rangko adalah kolam air asin yang jernih di dalam gua. Airnya yang bening memantulkan cahaya matahari, menciptakan pemandangan bawah air yang spektakuler. Kolam ini sering digunakan oleh pengunjung untuk berenang dan menyelam, menawarkan pengalaman yang menyegarkan setelah perjalanan yang menantang.

Keunikan kolam ini terletak pada airnya yang asin, yang berasal dari air laut yang masuk melalui celah-celah sempit di dalam gua. Kedalaman kolam mencapai empat meter, memungkinkan pengunjung untuk menikmati kesegaran air alam sambil mengagumi batuan stalakmit di dasar kolam yang terlihat jelas. Namun, pengunjung diminta untuk berhati-hati agar tidak mengenai stalakmit di sekitar kolam.

Di dalam gua, pengunjung dapat melihat formasi stalaktit dan stalagmit yang unik dan indah. Pembentukan alami ini menciptakan suasana yang magis dan menambah keindahan gua. Stalaktit menggantung di langit-langit gua, sementara stalakmit berjajar di pinggir kolam, menciptakan pemandangan yang menakjubkan. Formasi batuan ini terbentuk selama ribuan tahun, menambah kesan mistis dan magis pada gua ini.

Aksesibilitas yang Menantang Namun Seru

Untuk mencapai Gua Rangko, pengunjung harus menempuh perjalanan yang cukup menantang namun seru. Perjalanan dimulai dari Labuan Bajo, yang dapat ditempuh melalui jalur darat selama sekitar 40 menit atau 1 jam. Dari Labuan Bajo, Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa mobil menuju Desa Rangko.

Sesampainya di Desa Rangko, perjalanan dilanjutkan dengan menyeberang menggunakan perahu selama sekitar 20 menit menuju Pulau Gusung. Setelah tiba di Pulau Gusung, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 500 meter dari pos penjagaan melalui dermaga kayu dengan titian jalan sepanjang 200 meter menuju bibir pantai. Pengunjung wajib berhati-hati saat melewati titian ini, terutama setelah hujan karena lantainya bisa licin.

Setelah melewati dermaga, Anda harus melakukan trekking selama 15 menit untuk mencapai Gua Rangko. Meskipun perjalanan ini menantang, pemandangan alam yang dilalui sangat indah dan menambah pengalaman petualangan yang menyenangkan.

Baca Juga: Danau Merah: Wisata Yang Wajib Anda Kunjungi Di NTT

Waktu Terbaik Untuk Mengunjungi

Gua Rangko

Waktu terbaik untuk mengunjungi Gua Rangko adalah sebelum pukul 15.00 WITA, karena pada saat itu matahari masih tinggi dan pencahayaan di dalam gua lebih baik. Berdasarkan pengalaman para wisatawan, cahaya matahari mulai memasuki gua ini pada pukul 14:00 WITA, dan untuk mendapatkan pencahayaan terbaik, Anda disarankan sudah berada di lokasi ini mulai dari pukul 14:30 hingga 15:00 WITA.

Pada saat ini, pantulan cahaya matahari masuk akan membuat air kolam berwarna biru terang terlihat sangat bersih dan jernih, dan dinding-dinding dalam gua akan memantulkan cahaya sinar matahari, menciptakan pemandangan yang memukau. Namun, perlu diingat bahwa perubahan iklim dapat mempengaruhi pencahayaan di dalam gua, dan awan dapat menghalangi cahaya matahari untuk masuk ke dalam gua.

Harga Tiket dan Tips

Harga tiket masuk Gua Rangko cukup terjangkau. Untuk wisatawan lokal, harga tiket adalah Rp 10.000, wisatawan domestik Rp 20.000, dan wisatawan mancanegara Rp 50.000. Selain itu, Anda juga perlu menyewa perahu untuk menyeberang dari Desa Rangko ke Pulau Gusung, yang harganya bervariasi tergantung jumlah kapasitas perahu.

Untuk menghemat biaya, disarankan untuk mengajak teman atau keluarga agar bisa patungan menyewa perahu. Beberapa tips lain yang perlu diperhatikan saat mengunjungi Gua Rangko adalah membawa bekal dan air tawar karena tidak ada warung yang menyediakan makanan maupun minuman di tempat ini.

Selain itu, bawalah baju ganti jika Anda berencana untuk berenang di kolam air asin. Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin karena jalan menuju gua berbatu dan licin.

Lingkungan Alami yang Tenang

Gua Rangko terletak di daerah yang relatif terpencil, sehingga suasananya tenang dan jauh dari keramaian. Ini membuatnya menjadi tempat yang ideal untuk beristirahat dan menikmati keindahan alam tanpa gangguan. Pengunjung dapat merasakan kedekatan dengan alam dan menikmati suasana sunyi di dalam gua.

Tidak seperti gua-gua pada umumnya, di Gua Rangko tidak ditemui kelelawar, sehingga suasana sunyi akan semakin dirasakan oleh para pengunjung. Selain gua itu sendiri, daerah sekitar Gua Rangko juga menawarkan pemandangan yang indah. Pantai-pantai yang bersih dan perbukitan yang hijau dapat dinikmati selama perjalanan menuju gua maupun saat berada di lokasi.

Jika sudah puas mengunjungi Gua Rangko, pengunjung dapat meneruskan snorkeling di Pulau Gusung dan menikmati pemandangan terumbu karang serta menyaksikan ikan yang berenang bebas. Dapat kan informasi tempat-tempat wisata menarik lainya yang ada di Indonesia dengan lengkap hanya di ZONA INDONESIA.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari www.liputan6.com
  2. Gambar Kedua dari belu.inews.id