Preman di Garut Dibekuk Petugas Gabungan TNI-Polri Akibat Menyerang Markas Koramil dan Mapolsek

Preman di Garut Dibekuk Petugas Gabungan TNI-Polri Akibat Menyerang Markas Koramil dan Mapolsek

Zonaindonedia.Id, Jawa Barat – Seorang preman di Garut Jawa Barat berulah dan membuat geger dengan mengamuk dan menyerang markas TNI dan markas Kepolisian Garut.

Preman yang berinisial Dadang Buaya tersebut menyerang markas Koramil dan Mapolsek diwilayah Kecamatan Pameungpeuk Garut Selatan, Jum’at (28/05/2021).

Kejadian tersebut juga sempat viral dimedia sosial, didalam video terlihat pelaku yang mengamuk dengan beberapa teman nya dan terlihat anggota TNI yang berjaga dan meredam ulah pelaku dan terlihat pula sebuah mobil berwarna merah yang diduga mobil yang digunakan oleh pelaku saat dijalan.

Kasubag Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat saat dikonfirmasi awak media Sabtu (29/05/2021) menjelaskan bahwa kejadian terjadi hari Jumat yang berawal ketika pelaku yang terpengaruh minuman keras terlibat cekcok dengan pengendara sepeda motor yang berpapasan dengan pelaku, “Kejadian Jum’at pagi kemarin”, kata Muslih.

Muslih juga menjelaskan pelaku yang sedang kondisi mabuk berkendara tidak pada jalur nya karena tidak menemui titik temu dalam masalah tersebut akhir nya pemotor yang berpapasan dengan pelaku meminta bantuan anggota TNI untuk menjadi penengah, “Pelaku ini dalam kedaan mabuk dan berkendara tidak pada jalur nya”, jelas Muslih.

Karena dalam keadaan mabuk dibawah pengaruh minuman keras pelaku bersama anak buah nya kemudian menyerang Markas Koramil Pameungpeuk, dan dikabarkan sempat memukul salah seorang anggota TNI yang ada di Markas Koramil tersebut, namun aksi pelaku dapat diredam oleh anggota Koramil yang berjaga.

Namun tidak sampai disitu ulah pelaku yang merasa tidak puas kemudian mendatangi dan menyerang Mapolsek Pameungpeuk tapi aksi pelaku kembali dapat diredam oleh anggota Polisi yang bertugas.

Muslih menambahkan setelah kejadian tersebut pelaku dapat ditangkap oleh pihak Polsek dan Koramil Pameungpeuk, “Setelah kejadian itu pihak Polsek dan Koramil kemudian melakukan penangkapan”, kata nya.

Pelaku berhasil ditangkap oleh petugas gabungan dari TNI-Polri dikediamannya yang berasda di Kecamatan Cibalong Jum’at (28/05/2021).

Turut disita sebagai barang bukti dalam penangkapan tersebut beberapa unit sejata tajam yang terdiri dari parang, golok dan pedang katana.
(JS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *