Zoomeeting “Politik Digital dan Pendidikan Politik Bagi Generasi Muda”

Zoomeeting “Politik Digital dan Pendidikan Politik Bagi Generasi Muda”

Zonaindonesia.ID, Jakarta – Dengan mengambil tema “Politik Digital dan Pendidikan Politik Bagi Generasi Muda” BAKTI Kominfo dan Komisi I DPR Kembali Gelar Seminar Merajut Nusantara melalui aplikasi zoom meeting dan di siarkan live youtube SwaraSenayan http://www.youtube.com/watch?v=ch1W8u0Al80.Jumat/21 Mei 2021.

Bersama narasumber
Hillary Brigita Lasut selaku anggota Komisi I DPR RI fraksi Nasdem, Nova Harivan Paloh
Ketua DPW GP Nasdem DKI Jakarta dan Anggota DPRD DKI Jakarta, dan Prof Henry Subianto Guru Besar Universitas Airlangga Surabaya.

Paparan pertama di sampaikan oleh
Nova Harivan Palohsampaikan selaku
Ketua DPW GP Nasdem DKI Jakarta dan Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Nasdem, beliau sampaikan sekarang ini era digitilisasi dimana semuanya mengeksistensikan diri, termasuk saya menggunakan media sosial, dalam hal ini saya gunakan Instagram.

49 juta orang menggunakan medsos atau internet untuk kegiatan politik, tentunya peran politik digital sangat berperan.

Pendidikan politik digital harus di dasari UU ITE, bagaimana kita berpolitik digital menggunakan etika.Kemeninfo dalam hal ini peranan nya sangat penting.

Paparan berikutnya Prof Henry Subianto selaku Guru Besar Universitas Airlangga Surabaya mengatakan dalam era transformasi digital, proses politk juga mengalami transformasi, salah satunya komunikasi politik berubah wujud dalam bentuk cyber politics atau digital political communication.

Komunikasi politik menggunakan ruang digital, pelaku komunikasi juga tidak lagi hanya para politisi dan komunikator profesional tapi tumbuh melibatkan partisipasi netizen yang makin aktif sebagai kekuatan baru digital communication.

Paparan terakhir Hillary Brigita Lasut selaku anggota DPR RI termuda komisi I Fraksi Nasdem mengatakan , ” ubah mindset anak muda bahwa politik itu kotor, ada 3 alasan anak muda tidak mau terjun ke politik karena merasa kecil /minder atau merasa khawatir , merasa tidak menemukan wadah yang cocok dan yang ketiga kualitas materi, tidak punya resource yang tidak cukup , oleh karena nya anak anak muda tidak mau terjun ke politik.

Pengalaman saya pribadi dalam pencalegan, saya berani memulai karena anggota legislatif anak anak muda sangat jarang, makanya saya memberanikan diri masuk ke politik dan puji Tuhan saat ini saya anak muda yang jadi anggota legislatif.

Ayo anak muda saya mengajak kepada para kaum muda untuk ubah mindset dalam politik, dan marilah kita berpolitik untuk pembangunan Indonesia.tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *