Ditjen IKP Kemkominfo RI dan DPR RI gelar Forum Diskusi Publik dengan mengambil tema :”Menangkap Peluang Usaha di Era Industri 4.0″

Ditjen IKP Kemkominfo RI dan DPR RI gelar Forum Diskusi Publik dengan mengambil tema :”Menangkap Peluang Usaha di Era Industri 4.0″

Zonaindonesia.Id, Jakarta – Ditjen IKP Kemkominfo RI bersama DPR RI menggelar Webinar Forum Diskusi Publik, melalui Zoom Cloud Meeting dan juga di siarkan langsung via YouTube Ditjen IKP Kominfo http://www.youtube.com/watch?v=TwIX1wpPQfo
Sabtu, 1 Mei 2021.

Menghadirkan Narasumber H. Bachrudin Nasori selaku Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Prof. Widodo Muktiyo selaku SAM Kominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa , Sabilillah Ardie selaku Wakil Bupati Tegal dan Dr. Susetya Herawati selaku Ketua Lembaga Pengembangan Kreativitas dan Kebangsaan Universitas Krisnadwipayana

Prof. Widodo Muktiyo selaku SAM Kominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa, beliau katakan dalam paparan nya “Berwirausaha menjadi profesi religius dan bermanfaat untuk masyarakat.

Soft skill di era digital diantaranya berpikir kritis, komunikasi yang baik, kemampuan mengakses, menganalisis informasi, rasa ingin tahu, inovatif, networking, kemampuan beradaptasi.

Pergeseran metode transaksi saat ini go virtual atau era marketplace.

Sesuai arahan Presiden Jokowi dalam percepatan transformasi digital , segera lakukan percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur layanan internet, percepat integrasi pusat data nasional, siapkan kebutuhan SDM talenta digital.

Pemerintah hadir dan sangat perduli dalam percepatan transformasi digital.

Mari kita dukung UMKM lokal, dengan membeli bangga buatan indonesia.

Kita hidup di era digital, mesti mengenal dan memahami dengan baik sejatinya “Digital Life”.

Sabilillah Ardie selaku Wakil Bupati Tegal dalam paparan nya mengatakan, Era Industri 4.0 dimana pelaku industri dan alat industri saling terkoneksi,tantangan nya infrastruktur belum sepenuhnya lengkap, bersaing secara global dan tingginya kebutuhan investasi modal dan ilmu pengetahuan.

Kesempatan nya yakni jaringan seluler sudah ada di pelosok, covid 19 memaksa para pemangku kepentingan “Go Digital”, bekerjasama secara global dan dukungan pemerintah kepada UMKM.

Kondisi UMKM Kabupaten Tegal, UMKM berjumlah 140.042 orang, 17 jenis bidang usaha.
Infrastruktur, kemantalan jalan 80%, internet 3G dan 4G sudah masuk, jaringan fiber di beberapa kecamatan.

Peluang usaha era industri 4.0 di kabupaten Tegal, Warteg sudah menjadi Brand,tempat kuliner makanan siap saji,makanan kemasan.

Pasar sudah digital, guru Online, pasar online, marketing online.

Pemkab Tegal dengan program wirausaha pemuda sejak 2019,mencari bos muda usia 19-18 tahun.

Kerjasama strategis, OJK, BUMD, Swasta dan bantuan modal usaha mikro dan bantuan Presiden.

Rencana ke depan Kabupaten Tegal, mendorong kemitraan strategis untuk infrastruktur, meningkatkan pembinaan, menumbuhkan wirausaha baru, meningkatkan kualitas layanan prima.

Mari kita Bekerja sama, sukses bersama membangun usaha , tutupnya

Paparan berikutnya oleh Dr Susetya Herawati,selaku Ketua Lembaga Pengembangan Kreativitas dan Kebangsaan Universitas Krisnadwipayana beliau katakan menangkap peluang usaha Era Industri 4.0 dengan berwirausaha, wirausaha bukan dilahirkan tetapi diciptakan melalui latihan, tempaan untuk memiliki jiwa kewirausahaan.

Yang harus kita siapkan, keterampilan informasi, media dan teknologi, keterampilan belajar dan berinovasi, keterampilan dalam hidup dan belajar, kemampuan komunikasi yang efektif.

Banyak di perlukan wirausahawan yang inovatif, keniscayaan inovasi untuk kemandirian bangsa.

Dukungan dari semua level kepemimpinan, organisasi pemerintah, organisasi masyarakat dan bonus demografi.

Mari kita kenali potensi diri dan potensi tempat kita berpijak.Dan juga kita kembangkan juga kreativitas dan inovasi bila digabungkan jadi solutif.

Implementasi nilai nilai kearifan lokal, Ki Hajar Dewantara menyampaikan bahwa masyarakat akan mampu berkarya dengan baik dengan cara niteni, niroke dan Nambahi.

Membangun usaha tentu tidak semudah membalikan tangan, butuh persiapan panjang, namun jelas yang dipersiapkan, setiap orang bukan saja modal dalam arti uang akan tetapi mindset yang benar. Tutupnya.

H. Bachrudin Nasori selaku Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, mengatakan bahwa “Saya mengapresiasi semua narasumber dalam acara ini, sebagai anggota DPR komisi I Fraksi PKB Daerah pemilihan Kabupaten Tegal saya akan sosialisasikan materi materi tersebut kepada warga Tegal.

Dan saya ucapkan terimakasih kepada Kemkominfo yang sudah bekerjasama dengan komisi I DPR RI, tutup nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *