BAKTI Kominfo Bersama DPR RI Menggelar Zoom Meeting Tentang Peran Pemuda Meningkatkan Politik Kebangsaan Di Era Digital

BAKTI Kominfo Bersama DPR RI Menggelar Zoom Meeting Tentang Peran Pemuda Meningkatkan Politik Kebangsaan Di Era Digital

Zonaindonesia.Id, Jakarta – DPR RI dan BAKTI Kominfo menggelar seminar merajut Nusantara dengan mengambil tema “Peran Pemuda dalam Meningkatkan Politik Kebangsaan di Era Digital”.acara di selenggarakan via zoom meeting dan di siarkan langsung via YouTube SwaraSenayan http://www.youtube.com/watch?v=Mp8fex_ktxA
Kamis, 29 April 2021.

Bersama narasumber :
Hillary Brigitta Lasut, S.H., LLM. selaku
anggota Komisi I DPR RI, Ismail Cawidu selaku dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Ivanhoe Semen selaku waketum GAMKI.

Pemateri pertama di sampaikan oleh Ismail Cawidu selaku dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, beliau katakan “Peran pemuda di era digital harus sejalan dengan politik kebangsaan yang bertujuan memperkuat kohesivitas sosial dan persatuan nasional.

Warisan yang harus di rawat agar Indonesia tetap utuh ,742 bahasa, 17.508 pulau, beragam suku budaya, 3 waktu, kesemuanya itu harus kita rawat.

Indonesia bangga memiliki Hillary, karena sebagai anggota DPR termuda dari Fraksi Nasdem, di masa muda nya Hillary bisa memanfaatkan waktu muda dan menjadi anggota DPR termuda .

Ancaman baru Indonesia, propaganda melalui digital. Pengguna internet mencapai 175 juta (64 %) dan akses medsos 160 juta (59 %) ini sebagai kekuatan baru yang menjadi harapan maupun ancaman.

Internet , medsos mampu pengaruhi pikiran manusia atau opini secara masal dalam waktu singkat dengan biaya murah dan sulit dilacak.

Bentuk ancaman di era digital yakni provokasi, agitasi dan propaganda.

Medsos bisa di manfaatkan positif maupun negatif, bagaimana kita menggunakan nya.

Ciri ciri berita hoak yakni menciptakan kecemasan, kebencian atau pemujaan berlebihan, sumbernya tidak jelas, pesan nya sepihak, mencatut nama tokoh berkredibilitas, tampilan atau judulnya provokatif, minta supaya di share atau di viralkan.

Pemuda saat ini, pemuda digital mempunyai peran dan tanggung jawab ikut serta mengatasi masalah bersama pemerintah.

Karena pengguna internet terbesar kaum muda, literasi digital untuk mencerdaskan pengguna internet.

Kominfo melalui program Bakti kominfo akan lakukan percepatan digitalisasi nasional sebagai prasyarat pengembangan pengembangan ekonomi digital termasuk Umkm go online.

Digital talent scholarship 2020 yang akan di selenggarakan kominfo butuh 40.000 peserta, ayo anak anak muda ikutilah kegiatan tersebut.

Anda bebas berekspresi di medsos asal sesuai dengan UU ITE. Asas UU ITE diantaranya Kepastian hukum.

Pencegahan atau penindakan dengan literasi digital, klarifikasi, pemblokiran, dan penindakan hukum. Kominfo menyediakan sarana jalur aduan konten.

Soft skill penting bagi kita hidup di dunia digital di antaranya berpikir kritis, kemampuan beradaptasi, kerjasama atau kolaborasi, networking, manajemen waktu

Catatan khusus untuk pemuda : mantapkan kesadaran dalam diri bahwa kita telah berada di era digital, digital dengan segala implikasinya, generasi muda mampu eksis di era digital dengan memiliki kemampuan adaptasi digital serta manfaatkan teknologi dengan efisien dan produktif.

Pemateri kedua di sampaikan oleh Ivanhoe Semen selaku waketum GAMKI beliau katakan anak muda harus mengikuti role model, dan saat ini yang bisa di jadikan role model yakni Hillary brigita sebagai anggota DPR RI termuda.

Dan anak anak muda harus bisa sebarkan pesan yang positif, jangan sebar berita hoak.

Teringat perkataan Bung Karno ,beliau mengatakan politik itu misi suci, jadi jika politik itu di isi dengan orang orang jahat, maka bangsa ini akan hancur, jadi marilah anak anak muda masuk politik,tutup Ivanhoe.

Hillary Brigita Lasut selaku anggota DPR RI termuda sebagai pemateri terakhir mengatakan di era digital ini anak anak muda harus kreatif, inovatif. Dan juga harus masuk ke dalam politik.

Saya mengajak kepada anak anak muda untuk masuk ke dalam politik, kita bersama sama membangun bangsa ini, ucap Hillary.

Dan anak anak muda harus menjadi subjek, bukan hanya sebagai objek, jadi marilah masuk politik bersama membangun bangsa tutup Hillary.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *