Diduga Seekor Babi Ngepet Ditangkap Warga Depok Lalu Disembelih

Diduga Seekor Babi Ngepet Ditangkap Warga Depok Lalu Disembelih

Zonaindonesia.Id, Jawa Barat – Seekor babi yang diduga sebagai babi jelmaan atau disebut juga babi ngepet ditangkap warga di Kampung Bedahan Kecamatan Sawangan Kota Depok Jawa Barat.

Penangkapan tersebut dilakukan warga pada hari Senin (26/04/2021) tengah malam dengan cara mengepung babi tersebut yang berada ditengah kebun milik
warga.

Sebelum nya sejak satu bulan terakhir warga mengaku sering kehilangan uang pada setiap malam Selasa dan malam Sabtu dan sebelum nya juga warga pernah melihat seekor babi berwarna hitam disekitaran kampung nya dan berhasil ditangkap namun terlepas kembali.

Dari kejadian tersebut kemudian warga curiga ada babi ngepet dikampung nya kemudian warga berunding dan sepakat untuk menangkapa babi yang diduga babi ngepet tersebut.

Kapolsek Sawangan AKP Rio Tobing menjelaskan saat ditangkap babi tersebut mengenakan sebuah kalung yang terbuat dari kayu berwarna hitam dan ikat kepala berwarna merah, “Memakai kalung kayu berwarna hitam dan menggunakan ikat dikepala berwarna merah saat ini ukuran babi mengecil”, terang AKP Rio Tobing Selasa (27/04/2021) kemarin.

AKP Rio Tobing juga menjelaskan sejak sebulan lalu warga melihat penampakan seekor babi dan sempat ditangkap tapi berhasil kabur hingga akhir nya warga sepakat untuk kembali menangkap babi tersebut pada Senin 26/04/2021) sekitar pukul 22:30 WIB.

Pada pukul 24:00 WIB warga melihat ada tiga orang yang menggunakan sepeda motor, salah satu dari mereka menggunakan jubah warna hitam, kemudian orang yang menggunakan jubah turun lalu jalan menuju kebun milik warga lalu orang tersebut duduk dan setelah satu setengah jam kemudian ada babi hutan, “Setelah menjadi orang tersebut berlari kesana kemari karena dikepung, babi berhasil ditangkap dengan menggunakan sorban warna hijau setelah ditangkap kemudian ditabur garam dan disabet dengan sapu lidi berjumlah tujuh batang kemudian dikandangi”, jelas AKP Rio.

Setelah ditangkap babi yang diduga sebagai babi ngepet tersebut dibiarkan hidup didalam kandang, dan kemudian warga bersepakat untuk segera memusnahkan babi tersebut karena ukuran babi tersebut terus memgecil dan warga khawatir babi akan menghilang, dan setelah berselakat warga kemudian memusnahkan babi tersebut dengan cara disembelih.

Ketua RW 04 Bedahan, Abdul Rosad Selasa (27/04/2021) menjelaskan penyembelihan babi dikarenakan ukuran babi semakin mengecil dan akan menghilang, “Pemotongan babi ngepet dikarenakan tubuh nya semakin mengecil apa bila dia semakin mengecil babi ngepet tersebut akan menghilang sehingga diputuskan untuk dipotong”, jelas Abdul Rosad.

Abdul Rosad juga mengatakan sebelum babi disembelih warga melakukan pengajian dan setelah disembelih kemudian bangkainya dikuburkan, “Sebelumnya dilakukan pengajian dengan memotong dibagian leher, babi ngepet yang telah dipotong dilakukan pemakaman dipemakaman keluarga milik warga tidak jauh dari lokasi penangkapan”, katanya.

Salah seorang warga mengatakan sebelum penangkapan warga melakukan wirid dan berdoa yang dipimpin tokoh agama setempat dan penangkapan babi tersebut dilakukan oleh warga yang menangkap dengan cara bertelanjang bulat dan penyembelihan babi juga dipercepat supaya tidak terjadi kerumunan dilokasi penangkapan, “Sebelum nya warga wirid berdoa supaya babi ngepetnya bisa ditangkap, nangkapnya juga telajang bulat, cepat-cepat dipotong biar nggak ada krumunan”, ungkap warga tersebut.

Warga berharap dengan tertangkap nya babi yang diduga sebagai jelmaan babi ngepet tersebut tidak lagi adanya kejadian warga yang kehilangan uang
(JS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *