BAKTI Kominfo Bersama DPR RI Gelar Seminar Merajut Nusantara

BAKTI Kominfo Bersama DPR RI Gelar Seminar Merajut Nusantara

Zonaindonesia.Id, Jakarta – Dengan mengambil tema “Pemuda di Tengah Derasnya Arus Informasi dan Ancaman Bonus Demografi”. BAKTI Kominfo dan DPR RI menggelar seminar merajut Nusantara , acara melalui zoom meeting dan di siarkan live youtube Swarasenayan http://www.youtube.com/watch?v=3N-Ws4PDhQM.Sabtu, 24 April 2021.

Bersama narasumber
Dr. Azis Syamsuddin selaku
Wakil Ketua DPR RI, KRMT Roy Suryo selaku pakar telematika Indonesia, Edward Rasyid selaku pengamat sosial budaya.

Informasi kini menjadi barang yang sangat murah dengan internet, generasi muda di harapkan bisa memilih informasi dengan benar bukan berita hoak.

Roy Suryo dalam paparan nya mengatakan anak muda mempunyai peranan penting dalam kemerdekaan Indonesia dan juga pembangunan di Indonesia.

Dan sebagai anak muda harus kreatif, inovatif, dan juga progresif, melek teknologi.

Revolusi komunikasi, media sosial mengubah cara publik berkomunikasi, berinteraksi.
Dulu denger musik pake kaset sekarang tinggal klik aja di youtube. Dan lain sebagainya.

Berita tidak lagi hanya berasal dari media mainstream, berita tidak hanya searah, masyarakat bisa menjadi narasumber.

Jumlah HP lebih banyak daripada jumlah penduduk, artinya setiap orang bisa punya 2 atau 3 HP.

Revolusi Industri dari 1.0 ke 4.0 , setelah 4.0 , era society 5.0.Kehidupan masa depan di era 5.0 era disrupsi teknologi.

Era informasi membawa perubahan besar dalam tatanan kehidupan saat ini.Dan kita tidak usah malu untuk belajar teknologi, Presiden Jokowi pun tak malu untuk belajar teknologi.

Pandemi covid 19 membawa perubahan besar dalam tatanan kehidupan (new normal), derasnya arus informasi terjadi dalam semua bidang dan tatanan usia di Indonesia baik sebelum dan sesudah pandemi.

Dr Aziz Syamsudin dalam paparan nya mengatakan bicara mengenai bonus demografi secara otomatis bicara mengenai pemuda dan peluang mereka untuk bisa berkontribusi dalam membangun bangsa.

Kaum muda adalah kelompok usia paling aktif memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi di Indonesia, mereka berpotensi besar untuk terpapar pengaruh negative di dunia maya seperti budaya hedonisme, individualisme, radikalisme dan juga ekstremisme agama.

Untuk itu, di tengah derasnya Arus informasi dan bonus demografi sekarang, pemuda harus di bekali juga dengan pendidikan tentang nilai nilai kebangsaan yang utuh dan komprehensif, salah satunya yang terpenting adalah nilai nilai tentang Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945.

Narasumber terakhir di sampaikan oleh Edward Rasyid selaku pengamat sosial budaya. Beliau katakan bahwa pemuda mempunyai peranan penting dalam pembangunan bangsa.

Bung Karno katakan berikan aku 10 pemuda maka akan ku guncangkan dunia.

Dalam perjalanan bangsa , gerakan pemuda punya peranan besar dalam pembangunan bangsa ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *