Tawaquf Sementara Pengajian Rutin Malam Senin Masjid Jamie AL-HUDA Cilungup Indah Duren Sawit

Tawaquf Sementara Pengajian Rutin Malam Senin Masjid Jamie AL-HUDA Cilungup Indah Duren Sawit

Tak terasa Bulan Suci Ramadhan 1442 H telah dihadapan kita, semoga Allah berkenan mempertemukan dengan Ramadhan yang tinggal hitungan hari.

Menjelang bulan Ramadhan setiap muslim pasti akan disibukan dengan berbagai macam persiapan untuk menyambutnya. Mulai dari persiapan rohani, jasmani maupun materi. Akan tetapi ada yang menarik perhatian saya melihat fenomena disekitar tempat tinggal saya. Yaitu Penutupan pengajian karena sudah mau datang bulan Ramadhan.

Hal ini sempat menjadi bahan perenungan bagi saya, menjelang datangnya bulan suci yang menjanjikan pahala berlimpah bagi yang beribadah. Bukankah pengajian merupakan sebuah ibadah yang mendatangkan pahala berlipat? Ya, majelis ilmu yang biasa disebut pengajian ini justru ditutup pada bulan Ramadhan.

Timbul pertanyaan dalam diri saya, Apakah tidak salah? Padahal mereka berkesempatan untuk mendapatkan limpahan pahala yang berlipat dengan pengajian tersebut. saya pernah ditanya “kamu sudah penutupan pengajian belum?” Dengan jelas dan tegas saya menjawab “justru kami lebih semangat dan sering ngaji di bulan Ramadhan” orang itu balik bertanya “kok gak ditutup” saya agak bingung menjelaskanya, karena yang seharusnya ditutup adalah tempat hiburan malam, Bar dan diskotek serta tempat maksiat lainya bukan pengajianya.

Tawaquf dari asal kata “Waqofa, Yaqifu, Mawqifan وقف, يقف, موقفا ” mengikuti wazan “Fa’ala, Yaf’ilu, Fau’ilan فعل, يفعل, فوعلا ” Fi’il Tsulatsi Mujarrod Bina’ Mu’tal Mitsal atau dari asal kata “Tawaqqofa, Yatawaqqofu, Tawaqqufan توقّف, يتوقّف, توقّفا mengikuti wazan “Tafa’-‘ala, Yatafa’-‘alu, Tafa’-‘ulan تفعّل, يتفعّل, تفعّلا Fi’il Tsulatsi Mazid Khumasi Bina’ Mu’tal Mitsal yang berarti berhenti.

Sedangkan menurut istilah adalah penutupan sementara pengajian rutin yang diadakan di bulan sya’ban baik pengajian privat agama, pengajian mingguan atau bulanan yang bertujuan untuk memberikan kelonggaran dalam beribadah dan menuntut ilmu dengan tanpa batasan waktu dan tempat yang biasanya telah ditentukan. Bukan berarti tidak boleh mengkaji/menuntut ilmu atau beribadah, akan tetapi biar umat islam bebas melakukannya kapan dan dimana saja tanpa batasan waktu dan tempat.

Disamping itu juga sebagai langkah persiapan fisik dan mental melalui amal ibadah dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang sesuai hadits Rasul amal ibadah di bulan Ramadhan pahalanya akan dilipatgandakan. Masjid Jamie Al Huda Cilungup Duren Sawit Jakarta Timur adalah salah satu masjid tertua di kawasan Duren Sawit dan sekitarnya.

Salah satu kegiatan rutin pengajian mingguan yang diselenggarakan setiap Minggu malam Senin yang mengkaji kitab-kitab klasik karangan ulama Ahlussunah wal jamaah yang diselenggarakan secara turun temurun dalam rangka penguatan Aqidah Al-Asy’ariyah dan Mazhab Syafi’i yah. Dalam sambutannya, Ust. Baduzzaman, SH, S.Pd.I selaku pengasuh pengajian mengutip ucapan Syekh Ibnu Athaillah Assakandary dalam kitab Al-Hikam berkata:

إِحَالَتُكَ الأَعْمَالِ عَلَى وُجُوْدِ الفَرَاغِ مِنْ رُعُوْنَاتِ النًّفْسِ

Artinya: “Menunda melakukan sebuah pekerjaan sampai engkau memilki waktu yang luang adalah termasuk bagian dari kotornya jiwa”

Dalam hikmah ini, Syekh Ibnu Athaillah mengisyaratkan sebuah pesan penting bagi seorang muslim untuk dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin dalam melakukan pekerjaan; entah itu pekerjaan yang bersifat duniawi apalagi urusan ukhrawi.

Terkadang, manusia memiliki kecendrungan untuk selalu menunda-nunda pekerjaan sampai pada batas waktu dimana pekerjaan tersebut sudah hampir jatuh tempo. Pengasuh Majelis Dzikir Al-Wathoniyah I Al-Yasiniyah ini mengharapkan kepada jamaah agar tidak mengurangi frekuensi ibadah meski pengajian rutin ditawaqufkan sementara. Ia mengajak seluruh jamaah untuk menyambut Ramadhan dengan penuh suka cita dan mengisi Ramadhan dengan perkuat ibadah wajib dan perbanyak ibadah Sunnah. Pengajian akan dibuka kembali setelah hari Raya Idul Fitri (Ltf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *