Sifat Warisan Iblis Yang Ada Pada Munusia

Sifat Warisan Iblis Yang Ada Pada Munusia

Zonaindonesia.id- Iblis adalah hamba yang dilaknat oleh Allah Azaawazala karena membangkang akan perintah Nya.

Allah mengusir iblis dari dalam surga dikarekan iblis enggan melaksanakan perintah Allah kepada iblis untuk sujud kepada Nabi Adam Alaihi Salam sesaat setelah Allah menciptakan nya.

Hal yang menyebabkan iblis enggan bersujud oleh Nabi Adam tidak lain adalah karena terdapat sifat sombong didalam diri iblis karena iblis merasa lebih baik dari Nabi Adam atas peciptaan diri nya dan dia juga telah ribuan tahun beribadah diseluruh jagad ini, sesuai dengan firman Allah Ta’ala di dalam Al Qur’an :

“Apakah yang menghalangi mu untuk bersujud (kepada Adam) diwaktu Aku menyuruhmu ?” Menjawab iblis “Saya lebih baik dari pada nya’, Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah” QS Al A’raf ayat 12.

Dari situlah kemudian Allah menggolongkan iblis menjadi golongan orang-orang yang kafir, seperti dalam firman Nya :

“Dan (ingatlah) ketika kami berfirman kepada para malaikat’, “Sujudlah kamu kepada Adam”, maka sujudlah mereka kecuali iblis’, ia enggan dan takabur’, dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir”, QS Al Baqoroh ayat 34.

Dan dalam hadist Rosulullah bersabda:

“Dari uqbah bin Amir Radiallahu Anha, sesungguh nya ia mendengar Rosulullah Sallahu Alaihi Wasalam bersabda “Orang yang meninggal dunia dan ketika ia meninggal itu didalam hati nya masih ada sebesar biji sawi dari sombong, maka tidaklah halal bagi nya surga, tidak mencium bau nya dan tidak pula melihat nya”, Hadist Riwayat Ahmad, dalam Targhib wat Tarhib-zuz 3 halaman 566.

Dari kesombongan nya itulah maka Allah mengusir iblis dari surga dan melaknat nya hingga akhir jaman dan menempatkan nya kekal di dalam neraka.

Saat iblis diusir dari surga maka iblis pun membawa dendam nya kepada manusia dan berjanji akan menyesatkan manusia hingga mengikuti nya dan bersama nya di dalam neraka.

Untuk melampiaskan dendam nya tersebut iblis mewariskan sifat nya kedalam diri manusia yaitu sifat sombong, riya, uzub dan takabur, dan tidak sedikit orang-orang memiliki sifat tersebut didalam diri nya, baik sombong dengan harta nya, dengan ilmu nya, maupun dengan ibadah yang dijalankan nya.

Dan bila di dalam diri manusia ada sifat sombong maka cenderung manusia tersebut akan selalu merendahkan orang lain dan selalu menganggap diri nyalah yang paling benar dan paling baik, bila hal tersebut ada dalam diri manusia maka manusia tersebut tidak akan bisa melihat kekurangan dan kesalahan diri sendiri dan enggan menerima tabligh-tabligh kebaikan yang dibawa oleh pembawa kebaikan tersebut kepada nya.

Seperti yang di sabdakan oleh Rosulullah di dalam hadist Qudsi bahwa kesombongan adalah selendang nya Allah Ta’ala dan kita tidak berhak memakai apa yang menjadi sandangan dari Allah Ta’ala seperti yang disabdakan :

“Sombong adalah selendang Ku. Siapa yang memakai selendang Ku niscaya dia tidak akan mencium bau surga”, Hadist Qudsi.

Untuk itu marilah kita sama-sama berusaha untuk tidak sombong dengan mengingat kematian dan selalu berserah diri kepada Allah karena sesungguh nya semua yang ada pada kita hanyalah milik Allah semata, beribadahlah dengan ikhlas dan hanya mengharap keridhoan Allah Ta’ala dalam setiap ibdaah dan jadikanlah setiap perbuatan kita terhadap orang lain sebagai amal sholeh untuk mencapai keridhoan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Karena pada dasar nya kesombongan adalah penghacur diri sendiri dan menyesatkan jalan ibadah yang kita kerjakan.

Wallahualambiswab

Ditulis kembali oleh tim redaksi.
(JS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *