Polisi Temukan Kitab, Ajimat dan Alat Kontrasepsi Dirumah Pimpinan Aliran Hakekok

Polisi Temukan Kitab, Ajimat dan Alat Kontrasepsi Dirumah Pimpinan Aliran Hakekok

Zonaindonesia.id, Banten– Aparat kepolisian Polres Pandenglang mendatangi kediaman AR (52) pemimpin aliran Hakekok Balakasuta yang terletak di Desa Cigeulis Pandeglang Banten Kamis (11/03/2021).

Hasil dari penggeledahan tersebut polisi berhasil menemukan kitab, ajimat serta alat kontrasepsi berupa kondom di rumah AR yang kemudian dibawa oleh polisi untuk di jadikan barang bukti.

Kapolres Pandeglang AKBP Haman Wahyudi menjelaskan dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara polisi menemukan beberapa barang bukti “Berdasarkan hasil olah TKP yang ada di kediaman yang bersangkutan kami mengumpulkan barang bukti seperti kitab, kemudian pusaka, jimat, serta alat kontrasepsi”, jelas nya.

Polisi mengatakan ajimat dan pusaka yang di miliki oleh AR digunakan untuk mempengaruhi para anggota nya agar menuruti apa yang di perintahkan dan yang diinginkan oleh nya “Sebagai pegangan yang bersangkutan digunakan dia sebagai ketua yang punya kemampuan lebih sehingga bisa mempengaruhi pengikut nya”, terang nya.

Haman menambahkan tempat kegiatan mereka hingga saat ini masih dalam pengamanan pihak kepolisian setempat, hal tersebut dilakukan supaya kejadian tersebut tidak terulang kembali “Kami juga menindak lanjuti situasi dan juga tempat tinggal warga yang kami amankan dengan melakukan penjagaan ketat ditingkat polsek dan pengawasan tetap kami lakukan dengan memberikan keamanan dengan bantuan dinas sosial setempat dan juga pemerintah daerah yang bersangkutan”, tambah nya.

Warga menginginkan jika kelompok tesebut masih melakukan kegiatan nya maka mereka tidak akan diterima lagi dilingkungan itu “Kami kemarin sudah bertemu dengan tokoh masyarakat mereka tidak menerima dengan kegiatan tersebut bahkan mereka meminta jika kelompok tersebut masih melakukan itu maka mereka tidak akan di terima oleh masyarakat di sana”, pungkas Haman.

Sebelum nya di ketahui atas laporan warga, 16 orang di tangkap polisi setelah melakukan ritual dengan mandi bareng antar laki-laki dan perempuan dengan keadaan telanjang bulat di sebuah pemandian di rawa kebun kelapa sawit di Desa Cigeulis Pandeglang Banten.

Dan hingga saat ini mereka masih di amankan di polres pandeglang untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.
(JS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *