Bantuan Kuota Internet 2021 Tidak Bisa Digunakan Untuk Bersosmed dan Bermain Tik Tok 

Bantuan Kuota Internet 2021 Tidak Bisa Digunakan Untuk Bersosmed dan Bermain Tik Tok 

ZONAINDONESIA.ID, Jakarta- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim Senin (1/3) meluncurkan program bantuan kuota data 2021 bagi peserta didik, mahasiswa, guru dan dosen.

Tahap pertama bantuan kuota disalurukan untuk tiga bulan yaitu Maret hingga Mei 2021.

“Keseluruhan bantuan kuota di tahun 2021 merupakan kuota umum yang dapat digunakan untuk mengakses seluruhh laman dan apikasi kecuali yang di blokir oleh Kemenkominfo dan yang tercantum pada sistus resmi bantuan kuota data internet Kemendikbud.
Jadi untuk yang sifatnya entertainment atau bersosmed menggunakan facebook, Instagram atau bermain Tik Tok tidak bisa digunakan,” ujar mas Menteri.

Menurut dia, kebijakan bantuan kuota data internet tahun 2020 mendapat tanggapan positif dari masyarakat.
Berdasarkan survei yang dilakukan sebanyak 84,7% responden menilai bahwa program bantuan kuota internet merupakanlangkah tepat dalam menjawab krisis pandemi covid-19.
Dan sebanyak 85,6 responden menilai bahwa program bantuan internet gratis meringankan beban ekonomi orangtua pelara/mahasiswa dalam membeli paket data internet.
“Berdasarkan masukan masyarakat serta respon positif seluruh pemangku kepentingan pendidikan,

Pemerintah melanjutkan kebijakan bantuan kuota data internet selama tiga bulan sejak Maret hingga Mei 2021 dengan fleksibiltas penggunaan yang lebih maksimal,” ujar Nadiem.

Dengan disalurkannya bantuan kuota internet ini, diharapkan dapat menjadi jembatan sebelum pelaksanaan pendidikan secara tatap muka pada bulan Juli dilakukan.
“Saya harapkan ini dapat jadi jembatan sebelum tatap muka dilakiukan. Semoga vaksinasi guru dan dosen dapat selesai bulan Juni dan pemerintah daerah bisa membuka sekolah secara terbatas,” katanya.
Volume Bantuan Kuota Data

1. Peserta Didik PAUD
Volume bantuan kuota data internet untuk siswa disatuan Pendidikan Anak Usia Dini sebanyak 7 GB/Bulan

2. Siswa Pendidikan dasar dan menengah
Volume bantuan kuota data internet untuk siswa disatuan pendidikan dasar dan menengah mendapat 10 GB/Bulan

Bantuan Kuota Data untuk Guru, Dosen dan Mahasiswa:                                                                1. Guru PAUD dan Pendidikan Dasar dan Menengah
Volume bantuan kuota data internet untuk pendidik dan tenaga kependikan di satuan PAUD dan jenjang pendidikan dasar menengah 12 GB/Bulan

2. Dosen dan mahasiswa
Volume bantuan kuota data internet untuk mahasiswa dan dosen diberikan sebanyak 15 GB/Bulan.
Bantuan disalurkan pada tanggal 11-15 setiap bulan dan berlaku selama 30 hari sejak kuota data diterima.

Dikatakan, keseluruhan bantuan kuota di tahun 2021 merupakan kuota umum yang dapat digunakan untuk mengakses seluruhh laman dan apikasi kecuali yang di blokir oleh Kemenkominfo dan yang tercantum pada sistus resmi bantuan kuota data internet Kemendikbud di hhttp://kuota-belajar.kemendikbud.go.id.

Artinya, bantuan kuota data internet 2021 dapat digunakan untuk seluruh sumber informasi di internet yang relevan untuk pembelajaran.
Yang berhak menerima bantuan kuota internet adalah siswa, mahasiswa, guru dan dosen yang pada bulan November – Desember 2020 dan nomornya aktif akan secara otomatis menerima bantuan kuota pada bulan Maret – Mei 2021.

Bagi yang nomornya berubah atau belum menerima kuota sebelumnya baru bisa menerima bantuan kuota mulai bulan April 2021.

Calon penerima dapat melapor kepada pimpinan satuan pendidikan sebelum bulan April 2021 untuk mendapat bantuan kuota.
Prasyarat Penerima
Prasyarat penerima bantuan kuota data internet pada tahun 2021 sesuai dengan Paraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbud Nomor 4 Tahun 2021 tentang petunjuk teknis penyaluran bantuan pemerintah paket kuota data internet tahun 2021 antara lain sebagai berikut;

1. Peserta didik pada jenjang satuan PAUD dan jenjang pendidikan dasar menengah yang terdaftar di aplikasi dapodik. Dan memiliki nomor ponsel aktif atas nama apeserta didik/orangtua/anggota keluarga/wali murid.

2. Pendidik dan tenaga kependidikan pada jenjang satuan PAUD dan jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah yang terdaftar di aplikasi dapodik. Dan memiliki nomor ponsel aktif.

3. Mahasiswa penerima kuota data internet harus terdaftar di aplikasi PDD Dikti, berstatus aktif dalam perkuliahan atau sesedang menuntaskan gelar ganda (double degree). Memiliki Kartu Rencana Study pada semester berjalan dan memiliki nomor ponsel aktif.

4. Dosen penerima kuota data internet harus terdaftar di aplikasi PDD Dikti, berstutus dosen aktif mengajar, memiliki nomoe registrasi (NIDN, NIDK atau NUP). Dan memiliki nomor ponsel yang aktif.

#UnggahUlang
@Paudpedia
Penulis : Eko PAUDPEDIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *