Dedi Iskandar Batu Bara: Alumni Perguruan Tinggi Harus Jadi Pemersatu Bangsa

Dedi Iskandar Batu Bara: Alumni Perguruan Tinggi Harus Jadi Pemersatu Bangsa

ZONAINDONESIA.ID, MEDAN- Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Dedi Iskandar Batubara, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan pada Sabtu (6/2/21).

Bertempat di aula gedung Universitas Al Washliyah Medan, kali ini para peserta yang mengikuti acara tersebut adalah Alumni Korps Himmah, organisasi kepemudaan Al Washliyah.

Karena masih dalam situasi pandemi, panitia menerapkan protokol kesehatan yang ketat kepada seluruh peserta acara. Sebelum memasuki aula, panitia memastikan setiap suhu tubuh mereka normal, mencuci tangan, dan duduk dalam jarak yang sudah ditentukan.
Dedi Iskandar Batubara tidak sendirian dalam menyampaikan materi.

Salah satu dosen senior Universitas Al Washliyah, Dr. Ir. H. Amran Arifin, juga naik ke mimbar menyampaikan materi tentang pentingnya peran Alumni bagi perguruan tinggi. Materi tersebut kemudian dikaitkan dengan salah satu pilar kebangsaan, yaitu memelihara keutuhan NKRI melalui semangat untuk merawat kebhinnekaan.

Mendapat kesempatan pertama, Dedi iskandar Batubara meminta agar alumni Universitas Al Washliyah yang tergabung dalam Korps Alumni HIMMAH untuk mengambil peran dalam upaya menjaga keutuhan bangsa, tanpa harus meninggalkan identitas ke-Islam-an dan ke-Al Washliyah-an mereka.
“Sebagai alumni Universitas Al Washliyah, kalian harus mengambil peran penting dalam upaya menjaga keutuhan bangsa. Apa pun profesi yang kalian geluti.

Apa pun pekerjaan yang kalian tekuni. Yang jelas, dalam setiap interaksi sosial, kalian harus menjadi perekat umat dan pemersatu masyarakat. Di tengah konflik, kalian harus jadi penengah. Di tengah komunitas yang damai, kalian harus menjadi penyemangat. Tunjukkan kepada bangsa ini, bahwa Al Washliyah adalah Ormas penghasil kader pemersatu bangsa,” jelasnya.

Secara khusus, Anggota DPD RI yang juga Ketua PW Al Washliyah Medan tersebut meminta agar Korps Alumni Himmah turut serta mengedukasi masyarakat terhadap pentingnya menaati protokol kesehatan selama masa pandemi.

“Wujud kecintaan kepada bangsa bisa diwujudkan dalam bentuk langkah edukatif kepada masyarakat untuk taat pada ptotokol kesehatan. Ingat, negara kita sekarang masih berada dalam situasi sulit. Angka penularan pandemi masih relatif tinggi. Oleh karena itu, sebagai kaum terdidik dan terpelajar, kalian tidak boleh sungkan untuk mendidik dan menyadarkan masyarakat agar selalu menjaga dan mematuhi protokol kesehatan,” tegasnya.

Antusiasme peserta begitu terlihat selama mengikuti acara ini. Setelah kedua pemateri selesai menyampaikan kajian, dan sesi diskusi dibuka, banyak peserta yang mengangkat tangan untuk menyampaikan pertanyaan. Kedua pemateri lantas berbagi waktu dan saling bergantian untuk menjawab pertanyaan peserta.

Setelah berdiskusi selama hampir tiga jam, acara sosialiasi ini pun berakhir. Sebagai senior di Universitas Al Washliyah Medan, Dedi Iskandar Batubara masih menyempatkan diri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kritis dari para juniornya, seputar perkembangan politik nasional muttakhir. “Ini diskusi yang menarik. Pertanyaan ini tidak bisa saya sampaikan tadi karena forum dan temanya berbeda,” salah satu peserta mengungkapkan ekspresinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *