Webinar Digitalisasi UMKM Untuk Kembangkan Brand Lokal Ekonomi Kreatif

Webinar Digitalisasi UMKM Untuk Kembangkan Brand Lokal Ekonomi Kreatif

ZONAINDONESIA.ID, JAKARTA- Kementrian Komunikasi Dan Informasi melalui BAKTI dan Komisi I DPR RI kembali menggelar Seminar Merajut Nusantara melalui Zoom Meeting dengan tema “ Digitalisasi UMKM Untuk Mengembangkan Brand Lokal Berbasis Ekonomi Kreatif” dan acara ini di siarkan live streaming chanel YouTube SwaraSenayan

, jumat /19 Februari 2021.

Kegiatan webinar ini Menghadirkan narasumber H. Bachrudin Nasori, S.Si, M.M selaku Anggota Komisi I DPR RI, Ismail Cawidu,dosen dan perwakilan Kominfo serta Roy Suryo selaku Pakar Telematika Indonesia.

Sebelum di mulai acara di hadirkan tarian budaya nusantara dan setelah itu para peserta Zoom Meeting berdiri menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Ada 64 juta UMKM yang ada di Indonesia, dan peranan UMKM sangat memberikan kontribusi untuk Indonesia.

Ada 30% UMKM yang gulung tiker di masa pandemi ini.

H Bachrudin Nasori katakan “DPR RI Komisi I sebagai partner Kominfo melalui BAKTI oleh karena nya kita buat acara Webinar ini.

“Banyak produk tegal yang sudah ada di Jakarta, contoh nya Warteg, walaupun yang dagang nya itu orang Brebes, tapi tetap namanya Warteg.

Teknologi informasi saat pandemi Covid-19 ini semakin di manfaatkan, terutama Kominfo ini semakin gencar dalam mensosialisasikan dan membantu masyarakat melalui BAKTI untuk memberikan akses internet.

Kominfo melalui program BAKTI Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi akan menyediakan infrastruktur di daerah yang belum ada akses internet nya.

Ismail Cawidu Dosen
Digitalisasi UMKM untuk mengembangkan brand lokal.

Kemenkominfo berperan dalam mendorong digitalisasi pada semua sektor ekonomi, bisnis dan transformasi pemerintahan,serta mendorong akselarasi SDM talent digital.

Penguna internet saat ini ada 175,4 M
Indonesia digital nation yakni
Pemerintah digital,masyarakat digital
Ekonomi digital.

Percepatan digital nasional sebagai prasyarat pengembangan ekonomi digital termasuk UMKM yakni infrastruktur internet, kebijakan pengembangan teknologi, pengembangan SDM/talenta bidang digital, percepatan legislasi primer dan hubungan internasional.

Perkembangan ekonomi digital,Di Indonesia ada 59 juta UMKM dan hanya 7,7 % yang berjualan secara online di platform e commerce

Kenapa harus bisnis online? Menjangkau pasar yang luas, tidak harus ada lokasi, memangkas biaya, potensi pendapatan tidak terbatas.

Tahapan UMKM Online yakni On boarding, active selling, scale up business, go internasional.

Untuk mendorong transformasi digital bagi UMKM, perhatikan beberapa hal yakni perubahan mindset bahwa manusia saat ini ngumpul di dunia maya,ikuti berbagai training untuk peningkatan literasi,pindahkan jualan ke gerai maya,lakukan riset sederhana,kenali kompetitor,masuk ke bagian marketing, jaga konsistensi.

Narasumber terakhir di sampaikan oleh Roy Suryo selaku Pakar Telematika Indonesia. Saya dulu memang di Komisi I DPR tapi sekarang saya sudah kembali ke Khittah atau kembali ke asal menjadi pakar telematika.

“Mas Ismail dan H Bachrudin itu kawan baik saya, dan saya bangga ada acara seperti ini.

Teknologi itu tak bisa kita hindari, harus kita pelajari teknologi tersebut, kemajuan teknologi perlu di imbangi dengan tersedianya perangkat legal.

Strategi agar UMKM berhasil harus ada target segment yang jelas, content terus di perbaiki, tidak monoton, interlinked dengan portal terkemuka.

Penting juga kita mendalami rumus e=mc
yakni marketplace, consumers dan retailing.

Semua dari kita harus belajar teknologi, Jangan malu belajar teknologi, Presiden pun belajar teknologi,jadi mari sama sama kita belajar.

Era Pandemi membawa perubahan besar dalam tatanan kehidupan,yakni new normal, semua wajib mengikuti protokol kesehatan.

“Peluang dan keharusan penggunaan teknologi informasi untuk semua bidang termasuk di dunia bisnis dan edukasi. Penggunaan teknologi perlu di imbangi dengan penerapan hukum ITE untuk mencegah new crimes, Frauds and Negative Externatilities,” tutup Roy Suryo. (AW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *