Berikut Titik Pos Penjagaan Ganjil Genap Kota Bogor

Berikut Titik Pos Penjagaan Ganjil Genap Kota Bogor

ZONAINDONESIA.ID, BOGOR- Pemerintah Kota Bogor mulai menerapkan peraturan ganjil genap mulai hari ini Sabtu (06/01/2021).

Di sampaikan oleh Walikota Bogor Bima Arya wilayah Kota Bogor menerapkan sistem ganjil genap guna membatasi mobilisasi mereka yang hendak masuk ke Kota Bogor.

Aturan tersebut berlaku untuk kendaraan pribadi roda dua dan roda empat yang hendak masuk ke Kota Bogor dimana setiap kendaraan yang hendak masuk ke Kota Bogor yang berplat nomor tidak sesuai dengan tanggal ganjil genap akan langsung di minta untuk putar balik ke tempat asal nya.

Kepala Polresta Bogor Kota Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro menjelaskan dalam hal ini jajaran nya telah bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Bogor akan melakukan pengawaan di lapangan dengan menyiapkan enam pos yang di tempatkan di tiap perbatasan kota ” Teknis pelaksanaan nya kami bersama Dishub Kota Bogor sudah menentukan ada enam titik pos penyekatan di perbatasan dan tujuh check point di dalam kota “, jelas nya.

Susatyo juga menjelaskan enam pos yang berada di perbatasan tersebut diantara nya berada di simpang Yasmin yang akan memantau kendaraan dari arah Parung dan Tangerang.

Selanjut nya pos simpang Bubulak dan simpang Gunung Batu guna memantau kendaraan dari arah wilayah barat Kabupaten Bogor.

Kemudian pos simpang Pomad guna memantau kendaraan dari arah Jakrata Depok dan Cibinong.

Lalu pos Gerbang Tol Baranangsiang untuk memantau kendaraan yang datang via tol Jagorawi dan pos Ciawi guna memantau kendaraan dari arah Puncak dan Sukabumi.

Susatyo juga menambahkan bila ada kendaraan yang tidak sesuai dengan tanggal nya maka pihak nya akan meminta pengemudi nya untuk putar balik ” Kalau ada kendaraan yang tidak sesuai tanggal nya maka akan kami putar balik “, tambah nya.

Susatyo memastikan akan di lakukan secara humanis sehingga masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan.

” Ganjil genap ini bukan untuk mengurangi volume kemacetan lalu lintas tapi penerapan protokol kesehatan jadi tidak ada sangsi tilang “, pungkas nya kembali.

Masyarakat juga di harapkan patuh dan bekerja sama dalam aturan ganjil genap ini untuk mencegah penularan Covid-19.
(JS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *