H Rhoma Irama : Musik Sebagai Media Dakwah, The Power Of Musik

H Rhoma Irama : Musik Sebagai Media Dakwah, The Power Of Musik

ZONAINDONESIA.ID- Bismillah wal hamdulilah ,
Yang saya muliakan dewan penguji tanpa saya sebutkan satu persatu
Para tokoh, dan fans nya Rhoma yang saya banggakan, Forsa dan Soneta
Dan Dr Saefudin Latif yang sudah membuat disertasi tentang lirik lirik lagu saya.

Kenapa saya mendeklarasikan soneta pada tahun 1973,karena saat itu ada keresahan saya dalam bermusik, karena bermusik itu identik dengan drugs, kalo tidak mabok tidak pantes jadi Seniman, itu yang menimbulkan keresahan saya.

Saat setiap sholat saya berdoa
” Seandainya musik ini dapat membawa keridhoan Mu, bimbing saya Ya Allah, dan itu doa saya,.

Ternyata Alhamdulilah Allah mengabulkan doa saya.

Jihad saya yang pertama mengucapkan salam ketika mau bermusik.
Dan saat konser di Ancol waktu itu di lempari batu botol dan sebagainya.

Semua media menyerang saya,katanya Rhoma mengkomersilkan Agama.

Dan saat itu saya di sidang oleh MUI,saat itu Kyai Syukri Ghozali dan ulama lain nya waktu itu di suruh putar lagu saya yang berjudul Laa ilaha illallah..
Lagu itu mengutip surat al Ikhlas, tentang keesaan Allah

Ketika selesai saya jelaskan, Kyai Syukri menjawab oh lagu ini boleh di perbanyak, dan saat itu saya mendapat support dari para ulama.

Kemudian ada seorang Rektor Universitas Tokyo bertanya kepada saya tentang lagu lagu yang mengandung sosial, religi, dan sebagainya.

Saya jawab,”Musik itu tidak sekedar media hura hura,musik bisa merubah karakter manusia.
The power of musik.

Universitas di Amerika, saya di berikan gelar Profesor musik,padahal saya belum pernah mengajar d kampus kampus, lalu rektor itu bilang, anda telah mengajar orang orang bermusik lewat lagu lagu anda

Kemudian ada Seorang dosen bahasa Inggris,.bertemu saya
dan mengatakan ,”Anda adalah guru saya : saya jawab,bagaimana mungkin anda murid saya sedangkan saya baru bertemu Anda,.
Dosen itu menjawab : Anda telah ajarkan saya, lagu lagu Anda telah mengubah cara hidup saya.

Kemudian ada lagi orang bertemu saya
“Bang Haji saya punya penyakit kanker stadium tiga, setiap malam , setiap saat saya putar lagu lagu anda, saya suka lagu Anda, hingga pada suatu saat saya nyaman.

Dan saya pun dokter, penyakit cancer anda sudah 90% sembuh, Alhamdulilah.

Dan saya tanya ke teman saya yang seorang dokter , “dok apa pengaruh musik dalam penyembuhan penyakit dan jawab nya itu Insya Allah bisa menyembuhkan.
Itulah the power of musik.

Musik ada nada dan Irama, dan saya berikan contoh, saya pun berdendang, dan tanya pada diri anda apa rasanya.

Nada yang menyentuh tadi di isi dengan lirik yang menyentuh dan itu akan menyentuh ke setiap manusia.
Oleh karena itulah saya komitmen menjadikan musik sebagai media dakwah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *