Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 : Jenazah Mulyadi P Tamsir Ketua Umum PB HMI 2015-2017 Telah Teridentifikasi

Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 : Jenazah Mulyadi P Tamsir Ketua Umum PB HMI 2015-2017 Telah Teridentifikasi

ZONAINDONESIA.ID, JAKARTA- Jenazah mantan Ketua Umum PB HMI, Mulyadi P Tamsir yang menjadi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 telah berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri pada hari Selasa sore (19/01/2021).

Kepala Laboratorium DNA Pusat Kedokteran Kesehatan (Pusdokkes) Polri Kombes Ratna mengatakan, jenazah Mulyadi berhasil teridentifikasi melalui pencocokan data sidik jari dan DNA pihak keluarga.

“Kemudian Mulyadi dengan pembanding dari ayah kandung,” kata Ratna di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.” Terang, Ratna.

Ratna menambahkan bahwa, per hari Selasa (19/01/2021) Rumah Sakit Polri Kramat Jati telah menyerahkan empat jenazah korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ke pihak keluarga. Adapun total keseluruhan sampai saat ini sudah 27 jenazah diserahkan ke pihak keluarga.

Sementara itu, Bowo adik kandung Mulyadi mengucapkan syukur setelah jenazah kakak kandungnya berhasil teridentifikasi.

“Alhamdulillah. Segala puji hanya untuk-Nya. Akhirnya jasadmu teridentifikasi. Insya Allah keluarga besar Ikhlas mengantarmu baring dengan tenang,” tulis Bowo pada akun Facebooknya.

Lebih lanjut, pada akun tersebut Bowo juga menulis tentang rencana pemakaman Mulyadi.

“Insya Allah Kamis, 21 Januari 2021 kita sampai di Sintang, kembali ke pangkuan bunda. Kami menyayangimu bang. Kami tahu namamu tak akan ikut mati. Kami yakin engkau hanya berpindah tempat dan kini tempatmu lebih indah dari dunia yang fana.” Tulis, Bowo.

Diketahui, Mulyadi P Tamsir juga Wakil Ketua Umum DPP KNPI ini,dan Politisi muda Partai Hanura menjadi salah satu penumpang pada pesawat Sriwijaya Air SJ 182 bersama ibu mertua, istri, dan adik iparnya.

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *