Firdaus Turmudzi,M.Hum : Takmir Masjid Sebagai Khodimul Ummah

Firdaus Turmudzi,M.Hum : Takmir Masjid Sebagai Khodimul Ummah

ZONAINDONESIA.ID, JAKARTA- Lembaga Takmir Masjid dan Musholla Bamus Betawi yang di nahkodai oleh Munir Arsyad Mu’alim, M.Pd mulai
di gaungkan ke para pemuka ormas pendukung Bamus Betawi di berbagai kesempatan agar dapat diserap informasi nya ke seluruh lapisan masyarakat Jakarta umumnya dan Masyarakat Betawi khususnya, termasuk dalam acara Silaturahmi Antar Etnis Bamus Betawi, refleksi akhir tahun 2020,menjelang awal tahun 2021 di Hotel Cemara, Jakarta Pusat.

H Lulung AL selaku ketua Bamus Betawi menggelar acara tersebut sebagai refleksi dari Bamus Betawi, dengan ketua panitia KH Yusfadhilah, pembawa acara Abdul Latief.

Moderator acara Anas Makruf membuka acara tersebut , Drs Firdaus Turmudzi,M.Hum selaku Sekretaris Umum Lembaga Takmir Masjid dan Musholla Bamus Betawi di nobatkan menjadi salah satu pembicara dalam acara tersebut.

Dalam paparannya ia menyampaikan bahwa ada slogan untuk Lembaga Takmir Masjid dan Mushola Bamus Betawi ,
“Jika di sebut
Takmir…. Maka kita sambut dengan ucapan KHADIMUL UMMAH
“Jika di sebut MASJID… maka kita sambut dengan …. BAITULLAHI RAHMAH
” Jika di sebut Al MUSLIMUN …. IKHWANII FILLAH

“Fungsi Takmir tak ubahnya seperti pelayan para jamaah masjid dan bukan penguasa masjid.

Pengurus Lembaga Takmir Masjid dan Musholla Bamus Betawi yang telah dikukuhkan oleh Ketua Umum Bamus Betawi, H. Lulung AL, SH. Di Hotel Pradana,Jakarta Selatan,jelang akhir tahun 2020. Sekaligus refleksi Bamus Betawi.

Peran dan juga fungsi seorang takmir nanti bisa dilihat hasilnya jika peran serta fungsi takmir sebagai pelayan jamaah bisa diterapkan dengan baik,” ujarnya.

Sebelum di mulai acara para pengurus yang hadir di periksa tim gugus covid-19, karena acara ini sesuai dengan protokol kesehatan, sebelum masuk ke aula, di cek suhu tubuh, di berikan hand sanitizer dan memakai masker, serta menjaga jarak.

Lebih lanjut Firdaus Turmudzi di katakan bahwa Masjid sebagai sentral umat Islam yang bisa menangkal aliran aliran Radikal atau tidak sesuai dengan ajaran Islam.

“Peran takmir masjid hendaknya tidak hanya fokus pada bagaimana fisik masjid megah. Fisik masjid harus diukur sesuai dengan kebutuhan jamaahnya. Fokus objek yang lebih penting adalah pembinaan terhadap para jamaahnya.

“Takmir masjid jangan hanya fokus pada fisik masjid, tapi fokus pada jamaahnya, membina jamaah dan lain sebagainya. Fisik masjid tetap disesuaikan dengan kebutuhan jamaah,” jelas dia Sebagai pelayan jamaah masjid, lanjutnya, seorang takmir harus memberikan perhatian yang lebih, khususnya dalam hal melayani segala kebutuhan yang berkaitan langsung dengan upaya pemakmuran masjid.

“Masjid itu tidak boleh membebani jamaahnya, namun bagaimana masjid mensejahterakan masyarakat dan memberdayakan mereka,”.

Lebih lanjut Firdaus menjelaskan bahwa Hanya dengan agama lah akan terjalin ikatan silaturahmi yang kuat.

“Agama mengikat kuat di antara hati sesama muslim.
Agama menganjurkan saling ta’awwun atau saling tolong menolong, dan agama melarang kita terpecah belah.

“Bersatulah di dalam tali Allah dan jangan bercerai berai” Tegasnya.

Semoga kiprah Lembaga Takmir Masjid dan Mushola Bamus Betawi yang telah di kukuhkan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat umumnya,khususnya untuk Masjid dan Mushola , Aamiin Ya Rabbal’alamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *