Mau Punya Bisnis Kuliner yang Menguntungkan, ‘Kowarteg’ Nusantara Bahari Solusinya

Mau Punya Bisnis Kuliner yang Menguntungkan, ‘Kowarteg’ Nusantara Bahari Solusinya

ZONAINDONESIA.ID, JAKARTA- Warung Tegal, alias Warteg sepertinya mulai mendunia. Coba, siapa yang tidak tahu warteg, kini, warung makan khas rakyat kebanyakan itu bisa dimiliki siapa saja. Bagi Anda yang berminat caranya sangat mudah dan pasti laris manis dan dibeli orang karena setiap orang butuh makan. Tak heran jika keberadaan warteg semakin menjamur karena bisnis ini semakin diminati.

Sahono Suryadi, Taryono dan Supandi yang merupakan tiga sahabat ini ahlinya. Tiga sekawan itu resmi membuka gerai pertama bernama ‘Kowarteg’ Nusantara Bahari 01 di Jalan Raya Hankam no. 106, Jati Rahayu, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (10/1/2021).

Memang, jika ingin memulai usaha memang tak mudah. Tapi bukan berarti tidak Anda tidak bisa mewujudkan impian menjadi pengusaha kuliner. Sebab ‘Kowarteg’ Nusantara Bahari memiliki sistem bisnis dengan sistem waralaba atau kemitraan (franchise) kuliner warteg. Anda tak perlu ribet membayangkan atau memikirkan berbagai urusan harus siapkan dengan baik, seperti modal, tempat, urusan operasional, pengaturan keuangan dan lainnya. Sebab jika anda bergabung, Anda akan diberikan pengetahuan tentang bisnis Kuliner Warteg dari A sampai Z. sehingga tak perlu bingung harus bagaimana memulainya.

Menurut Sahono Suryadi, bagi Anda yang berminat berbisnis kuliner warteg maka Anda bisa membuka akses atau layanan Franchise Kowarteg Nusantara diwebsite; www.kowarteg.com. “Silahkan kunjungi websitenya. Silahkan cari informasi dan daftar shingga bisa buka usaha warteg Anda,” terang Sahono dilokasi.
Sahono, selaku pemilik ‘Kowarteg’ 01 Nusantara Bahari sudah lama bergelut didunia perwartegan di Indonesia. Sehingga ia bersama temannya ingin berbagi ilmu dan berbagi peluang usaha bagi siapa saja yang menginginkan buka usaha kuliner warteg. Sehingga mereka membuka kemitraan atau layanan Franchise melalui Kowarteg Nusantara.
Pria asal Tegal ini mengaku sengaja membuka sistem kemitraan dengan mengawalinya membuka gerai “Kowarteg 01 Nusantara”. Sehingga dengan adanya gerai atau warteg 01 sebagai pelopor ini akan bisa diikuti dengan membuka cabang-cabang di daerah lain.

Untuk paket kemitraan, Sahono menawarhan harga 100 juta untuk biaya sewa dan renovasi tempat atau kios warteg. Namun jika calon mitra ingin terima beres (semua dipersiapkan managemen mulai tempat peralatan, menu hingga sumber daya masyarakat (sdm), maka Sahono menyebutnya diangka 135 juta. Harga tersebut termasuk sertifikat, pembelian nama dan pelatihan masak untuk karyawan. Dan untuk keuntungan kemitraan mengunakan sistem bagi hasil.

“Untuk biayanya sekitar 100 juta untuk tempat dan renovasi kios warteg. Namun jika calon mitra ingin terima beres, artinya semua dipersiapkan oleh managemen mulai dari tempat peralatan, menu hingga karyawan, maka b iayanya menjadi 135 juta. Harga tersebut termasuk sertifikat, pembelian nama dan pelatihan masak untuk karyawan,” ujar Sahono merinci.

Diakui Sahono, selalu ada kendala dalam menjalani bisnis warteg. Namun untuk tetap memperjuangkan bisnis wartegnya, Sahono menganggap kendala tersebut sebagai tantangan. Sehingga usaha kuliner warteg bisa maju dan menghasilkan keuntungan. Salah satunya adalah dengan membuat karyawan betah bekerja, memberikan keterampilan yang mumpuni termasuk kepada juru masak. Selain itu Sahono juga belajar dari banyak kompetitor lain sehingga selalu berusaha untuk berada selangkah didepan kompetitornya.

Tak hanya itu, untuk mengatasinya, Sahono juga menerapkan sentuhan konsep warteg yang elegan, bersih, rapih dan nyaman yang penampilannya sedikit berbeda dari Warteg kebanyakan. Misalnya meja keramik dan desain serta warna interiornya.

Namun dalam kemitraan yang dibangun oleh Kowarteg Nusantara tak hanya sekedar berbisnis, ‘Kowarteg Nusantara’ menyisipkan metode bersedekah dengan menerapkan “Program Khusus Jum’at Berkah”. “Program Khusus Jum’at Berkah” ini berlaku seiap hari jum’at dari jam 11.00 sampai jam 14.00 Wib. Pada jam yang ditentukan tersebut, pelanggan yang makan ditempat hanya dikenakan bayaran Rp. 10 ribu termasuk minuman teh manis atau teh tawar secara geratis. Menu makanan pun bervariasi. Ada telur, daging ayam, rendang daging dan sayur. Pelanggan bebas memilih menu yang sudah ditetapkan.

“Program Khusus Jum’at Berkah” ini hanya berlaku untuk setiap orang yang makan disini saja. Program ini sengaja dan wajib dilakukan di setiap warung makan ‘Kowarteg Nusantara’, di cabang-cabang. Jadi, kami tak hanya memikirkan bisnis semata tetapi kami selalu sempatkan untuk bersedekah. Sehingga rejeki yang kami dapatkan menjadi berkah dan enak dinikmati,” pungkas Sahono Suryadi. HW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *