REKAN INDONESIA Mendukung Pemprov DKI Larang Tempat Wisata Mengadakan Perayaan Tahun Baru.

REKAN INDONESIA Mendukung Pemprov DKI Larang Tempat Wisata Mengadakan Perayaan Tahun Baru.

ZONAINDONESIA.ID, JAKARTA- Kebijakan Pemprov DKI Jakarta terkait pelarangan mengadakan acara perayaan tahun baru di tempat wisata dinilai sudah tepat. Ditengah situasi pandemik Covid19 yang masih tinggi sudah sepantasnya Pemprov DKI melakukan langkah preventif demi mencegah semakin naiknya angka positif covid19 ditengah warga DKI yang disebabkan oleh kerumunan.

Hal ini disampaikan oleh, Martha Tiana Hermawan, ketua wilayah DKI Jakarta Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia). Dalam sambutannya di acara Milad 9 Tahun Rekan Indonesia pagi ini (11/12) di Pejaten Barat, Jakarta Selatan.

Menurut Tian panggilan akrabnya, pelarangan mengadakan acara perayaan tahun baru yang dikeluarkan oleh Dinas Parekraf, melalui surat edaran nomor 900/SE/2020 tentang Tertib Operasional Pariwisata pada Pergantian Malam Tahun Baru 2020-2021 Sesuai dengan PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, sudah tepat. Apalagi saat ini ada gejala baru yang ditimbulkan dari covid19.

“Mencegah lebih baik daripada harus mengobati, apalagi kerumunan sering menjadi kluster penularan covid19” ujar Tian.

Masih menurut Tian, ditengah covid19 yang masih tinggi. Sebaiknya para tokoh masyarakat untuk bisa melihat persoalan dengan jernih sehingga penularan virus Cov-2 penyebab Covid19 ini benar-benar bisa dikendalikan oleh pemerintah.

“Para tokoh jangan hanya sebatas teriak soal ekonomi tapi tidak memberikan edukasi yang jernih tentang covid 19 ini” tegas Tian.

Apalagi kata Tian, Covid19 saat ini mengalami mutasi dengan ditemukannya gejala baru yaitu gejala Delirium. Dimana orang yang terkena Covid19 akan mengalami gejala seperti sulit fokus dan mudah teralihkan, suka melamun dan lamban bereaksi, daya ingat menurun, kesulitan bicara, berhalusinasi, mudah tersinggung dan mood berubah mendadak, sering gelisah, dan kebiasaan tidur berubah.

Sebelumnya, F-PDIP melalui Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengkritik kebijakan pemprov DKI tersebut terkait pelarangan mengadakan acara perayaan tahun baru kamis (10/11).

“Tidak bijak kalau Pemprov melarang industri pariwisata menggelar acara tahun baru. Seharusnya Pemprov mendorong agar pada akhir tahun ini ada pergerakan ekonomi yang kuat dari sektor industri pariwisata,” kata Gembong Warsono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *