Jubir PANDAWA UMAT : Semua Pihak Menahan Diri. Wujudkan Islah Kemanusian untuk Bangsa Indonesia.

ZONAINDONESIA.ID-    Jubir Pandawa Umat Samtidar Tomagola melalui rilis virtualnya mengungkapkan bahwa “Indonesia sebagai bangsa yang besar dengan jumlah populasi terbesar nomor 4 didunia dengan suku etnis yang beragam, perbedaan bahasa, warna kulit, dan juga keyakinan keagamaaan, menjadikan negara ini kaya hasanah dan juga penuh dinamika. Ketika keunggulan tadi dikelola dengan baik maka akan menjadi kekuatan yang diperhitungkan. Namun jika salah kelola, salah pemberdayaan, salah sentuhan apalagi ada kesan “diskriminasi”, maka tidak menutup kemungkinan akan menjadi bumerang bom waktu dan bahkan malah petaka bagi bangsa dan negeri ini”.

Samtidar menambahkan “Oleh karena itu semua pihak tanpa terkecuali mulai dari elit pemerintahan, birokrat, aparat, pengusaha, tokoh agama, seniman, budayawan hatta umat dan rakyat jelata semuanya harus saling bersinergi, saling berkomunikasi, saling mendamaikan hati, mendamaikan fikir, sukur sukur saling tolong menolong bahu membahu karena ini merupakan ajaran agama yang dalam bahasa Pendiri bangsa disebut dengan “gotong royong” dalam menyelesaikan problem bangsa yang kita cintai ini.

Selain itu menurut Samtidar “jika ada perbedaan, ada pro dan kontra terhadap suatu masalah maka sejatinya semua pihak menahan diri. Misalnya Imam Besar HRS bisa menahan diri beserta jamaah muhibbinnya. Nikita Mirzani tidak usah lagi menggumbar hal hak yang dapat memancing gejolak dan kemarahan para pecinta Habib Riziq. Serta juga aparat keamanan agar juga profesional dan proporsional dalam menindak kasus kasus hukum dan tidak tebang pilih dalam menangani kasus kasus tertentu saja dan juga yang lainnya mesti menahan diri, maka gejolak apapun pasti bisa dikendalikan karena antar semua pihak saling legowo dan menahan diri” demikian ungkap Tomagola.

Samtidar bahkan mengharapkan bahwa “Kita harus saling suport, bersinergi, bangun kekompakan, bangun kesadaran bersama sebagai anak bangsa untuk secara bersama mengatasi masalah bangsa ini. Kita harus sadar bahwa problem bangsa ini sangatlah kompleks, kemiskinan, ketidakadilan, korupsi, pandemi Covid 19 yang masih terus menghantui dan belum ada vaksinya, ego sentris, penegakan hukum yang tebang pilih dan masih banyak yang lain. Kalau kita ego yaa begini begini terus bangsa kita. Tiba tiba ada yang kena Covid, ada yang meningal karna covid, ada tertangkap karena korupsi, ada gedung yang sengaja dibakar, ada orang yang terbubuh atau dibunuh karena beda keyakinan dan macam macam modelnya. Kita mesti sadar. Sadarnya bersama sama. Insya Allah semua yang disebut tadi bisa teratasi secara seksama” tutup GusTom sapaan Akrab Samtidar Tomagola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *