Jawara Dari Sungai Pesanggrahan

ZONAINDONESIA.ID, JAKARTA– Oleh :
Agus Fatah
(Pegiat Literasi Lingkungan)

Pernah dengar nama sungai Pesanggrahan?, sungai Pesanggrahan adalah sungai yang melintasi wilayah Pesanggrahan Tangerang Selatan Banten.
Sungai ini terkenal karena sering meluapkan airnya di saat musim hujan dan menyebabkan banjir diwilayah sekitarnya.

Didaerah Pesanggrahan tersebut ada seorang tokoh lingkungan hidup yang terkenal namanya hingga ke manca negara, bahkan kabarnya stasiun televisi Timur Tengah Al Jazira pernah membuat liputan tentang profile tokoh ini. Media cetak dan elektronik Nasional juga sudah meliput aktifitas tokoh ini.

Tokoh lingkungan dari sungai Pesanggrahan ini adalah Bapak Khoiruddin, biasa dipanggil bang Udin. Bang Udin bertubuh gempal, dengan kumis tebal melintang mirip Babeh Benyamin Sueb, the legend artis from Betawi.
Apa yang dilakukan bang Udin hingga ia dikenal sebagai jawara lingkungan?
Panjang ceritanya, begitu penuturan beliau.

Bermula dari keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan yang setiap musim hujan kebanjiran akibat meluapnya air sungai Pesanggrahan, dan dari waktu ke waktu sungai Pesanggrahan makin kotor, sehingga airnya tidak bisa digunakan lagi untuk keperluan mandi dan keperluan lainnya. Sedangkan dahulu air sungai pesanggrahan sangat jernih, banyak ikan hidup didalamnya dan banyak mata air yang jernih dari kolam kolam (empang) yang berada disisi kanan dan kiri sungai pesanggrahan.

Melihat kondisi sungai Pesanggrahan yang makin kotor tersebut bang Udin berpikir keras untuk menemukan solusi agar sungai pesanggrahan bersih kembali seperti dahulu.
Untuk menemukan solusi banjir dan kotornya sungai pesanggrahan, bang Udin bersama beberapa orang rekannya yang tergabung dalam komunitas tani “Sangga Buana” melakukan observasi di sungai pesanggrahan dari hulu hingga ke hilir sungai.

Dari hasil observasi tersebut bang Udin dan team menemukan beberapa penyebab kenapa sungai Pesanggrahan menjadi kotor dan jika musim hujan airnya meluap hingga menyebabkan banjir.
Penyebab utama makin kotornya sungai Pesanggrahan dan terjadinya banjir adalah karena banyaknya volume sampah yang dibuang ke sungai Pesanggrahan oleh penghuni perumahan disepanjang bantaran sungai Pesanggrahan.

Mengetahui hal tersebut maka bang Udin dan teamnya segera beraksi. Setiap pekan bang Udin dan teamnya mengumpulkan sampah yang dibuang ke sungai oleh warga perumahan, lalu mengembalikan sampah tersebut ke lokasi perumahan. Melihat sampahnya dikembalikan oleh bang Udin dan teamnya dalam jumlah yang sangat banyak, salah seorang pemimpin ( mungkin pak Rt) dan beberapa warga perumahan tersebut marah besar kepada bang Udin:

Pak Rt :

‘Kenapa saudara mengirim sampah ini ketempat kami?”

Bang Udin balik bertanya:

“Kenapa Bapak buang sampah ke sungai kami?”

Pak Rt:

“Siapa yang menyuruh anda?”

Bang Udin :

” Yang menyuruh saya yang memberi tugas kepada saya”

Pak Rt :

“Siapa yang memberi tugas kepada anda?”

Bang Udin:

“Yang menungaskan saya Gusti Allah”

Pak Rt :

” Whats?”
( dengan wajah penuh heran)

Hampir saja terjadi perkelahian antara bang Udin dengan Pak Rt. Namun dengan wajah sangar dan sikap bang Udin yang tegas didukung logika sederhana dan cerdas seperti Rambo, tapi berhati lembut seperti Rano karno ( pemeran sinetron Si Doel Anak sekolahan, di RCTI) bang Udin akhirnya mampu menyadarkan dan meluluhkan hati Pak Rt dan warganya.

Sejak kejadian itu perlahan tapi pasti, akhirnya warga perumahan menyadari bahwa perilaku mereka membuang sampah ke sungai adalah salah
Singkat cerita, akhirnya warga perumahan bersama bang Udin dan teamnya ( Kelompok Tani Sangga Buana) bekerja sama secara rutin setiap pekan membersihkan sungai dari sampah

Bukan cuma membersihkan sungai, bang Udin dan warga perumahan serta kelompok tani Sangga Buana juga menanam banyak pohon di sepanjang bantaran sungai pesanggrahan dan membersihkan kolam kolam di sepanjang sungai yang menyimpan sumber mata air.

Alhamdulillah kerja sama apik bang Udin dengan warga perumahan dan kelompok tani Sangga Buana membuahkan hasil. Sungai Pesanggrahan kini nampak bersih, mata air di kolam kolam disekitar sungai pesanggrahan hidup kembali dan banjir tak datang lagi.

Bukan hanya itu, kini bang Udin bersama teamnya di kelompok tani Sangga Buana dipercaya pemerintah untuk mengelola lahan sepanjang bantaran sungai Pesanggrahan untuk ditanami tanaman sayur dan palawija.
Bang Udin bersama teamnya kini sedang mengembangkan lahan yang dikelolanya menjadi tujuan agro wisata dimana para pengunjung dapat menanam dan memanen sayur dan palawija saat berkunjung ke sana.

Subhanallah, Bang Udin emang keren.

Bang Udin :

“Kepiting menjapit kerang
Kerang di lobang batu
Pesang kuping biar terang
Ini bang Udin jawara lingkungan nomor satu”.

Cakeep bang !!!!

“Jalan jalan lihat pemandangan
Jangan cuma diam membisu
Mari kite jaga lingkungan
Jangan lupa ajak anak cucu”

“Lanjut bang!!!!”

“Jalan jalan lihat pemandangan
Bawa ikan sepat ame ikan gabus,
Mari kite jaga lingkungan
Lebih cepat lebih bagus…”

Ada lagi bang?…

Bang udin :

“Udah ah segitu dulu,
gue mau ngopi
sambil makan roti sumbu.

Roti sumbu? apaan tuh bang?,

Bang Udin:

” Singkong rebus! , kudet lu,
Roti sumbu aja kaga tahu”

Abis itu gue mau bersihin sungai, ikut kaga lu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *