Seminar Virtual Merajut Nusantara”Pemanfaatan TIK Sebagai Media Edukasi Dan Bisnis”

ZONAINDONESIA.ID-Kominfo bersama Komisi I DPR RI menggelar seminar virtual merajut nusantara dengan mengambil tema
“Pemanfaatan TIK sebagai Media Edukasi dan Bisnis” Melalui aplikasi Zoom Meeting, Kamis/12 November 2020.

Menghadirkan narasumber : Hillary Brigitta Lasut, SH., LL.M. selaku
Anggota Komisi I DPR RI
, Ferdinandus Setu selaku Plt.Kepala Biro Humas, Kemkominfo RI dan Sondang T Tampubolon, SH., LL.M selaku Pengamat Bisnis Internasional.

Berbicara masalah bisnis pada saat ini tentu tidak bisa dilepaskan dari teknologi, banyak pelaku bisnis yang memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung kemajuan bisnis dan mendapatkan keuntungan yang di inginkan.

Hillary dalam paparan nya mengatakan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) mengubah paradigma interaksi dan komunikasi sosial yang tidak tergantung pada ruang dan waktu.

Adanya penerapan TIK di berbagai bidang sangat membantu pada masa pandemi Covid 19 sekarang ini, di mana TIK menjadi sarana solusi alternatif dalam pemberlakuan social distancing dan physical distancing untuk mencegah penyebaran wabah.

Kami dari DPR RI mendorong pemerintah untuk memasang jalur atau akses Internet untuk masyarakat,terutama di daerah daerah yang akses internet nya terbatas.

Aktivitas masyarakat selama pandemi di berbagai aspek menjadi solusi terutama dalam edukasi dan bisnis.Tutup Hillary.

Narasumber kedua Ferdinandus mengatakan, Kuota sekarang ini sudah jadi kebutuhan. Harta,Tahta,Wanita sekarang ini di tambah dengan Kouta.

Beberapa manfaat TIK dalam dunia bisnis diantaranya proses promosi yang mudah, murah dan efektif,yakni dengan memanfaatkan media sosial. Bahkan bagi pebisnis baru, dengan adanya internet mereka cukup membuka toko online, sehingga meminimalisasi biaya operasional. Begitupun dalam dunia bisnis.
TIK jelas mempunyai manfaat yang cukup besar, salah satunya adalah mudahnya masyarakat mengeksplorasi informasi bisnis diseluruh dunia dengan lebih efektif dan efisien hanya dengan mengakses internet.

“Media sosial memang kurang dimanfaatkan oleh masyarakat dalam kegiatan yang mengandung unsur edukasi dan bisnis. Sangat disayangkan hal itu belum disadari oleh masyarakat, padahal dalam pemanfaatan media sosial dapat meningkatkan geliat perekonomian di masyarakat,”

Narasumber terakhir, Sondang mengatakan,”manfaatkan internet, bisnis global agar tembus pasar global.

Secara statistik dari total 350 jt masyarakat Indonesia dan sekitar 50 juta orang yang membentuk UMKM baru sekitar 4 juta UMKM yang menggunakan sistem secara online. Oleh karena itu, untuk mendorong UMKM dalam melakukan kegiatan bisnis online dirinya terus dan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk gerakan media sosial yang digunakan dalam kegiatan ekonomi.

2,7 juta orang menggunakan Tokopedia untuk berbisnis atau berjualan dan omsetnya mencapai 18,5 Triliyun di tahun 2019.
Pemasaran nya menggunakan FB, Tweeter dan kerjasama dengan reseller, jumlah visitor Tokopedia tiap bulan nya 150 jutaan orang.

Ada lagi kebab turki Baba Rafi, pemasaran menggunakan pola franchise dan online, modal awal 4 juta, dan menghasilkan omset 140 miliyar/tahun nya.
Saat ini sudah tersebar cabang cabang nya di Malaysia, Filipina, China dan Srilanka.

Masih banyak bisnis bisnis yang di kelola oleh anak bangsa, oleh karena nya pemerintah harus mendukung nya,agar bisnis atau UMKM anak negeri bisa tembus pasar global,tutup Sondang.

“Kami akan terus menggelar acara seperti ini, agar media sosial dapat dimanfaatkan dalam kegiatan positif. Terlebih lagi, untuk kegiatan edukasi dan bisnis online,”ujar Hillary dalam penutup diskusi virtual ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *