Ayah Ayu Ting Ting Turut Prihatin Atas Penganiayaan Terhadap Wartawan di Serang – Banten

ZONAINDONESIA.ID, JAKARTA – Tindak penganiayaan dan kekerasan dengan menggunakan senjata tajam terhadap wartawan kembali terjadi. Ironinya, pelaku pembacokan dilakukan secara terang-terangan oleh seorang preman bernama Ahmad alias Bawek di wilayah Pamarayan Banten pada hari Kamis (5/11/2020) sekitar pukul 21.00 Wib.

Di era demokrasi modern sekarang ini masih saja sering terjadi Penganiayaan terhadap profesi wartawan yang tugasnya dilindungi UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tindak kekerasan yang dialami Acun Sunarya seorang jurnalis kupasmerdeka.com terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit guna melakukan perawatan sementara akibat luka bacok.

Berdasarkan informasi yang dikisahkan, peristiwa tersebut terjadi pada saat dirinya pulang dari tugas liputan kegiatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Banten bersama tim Gabungan Satpol PP untuk meninjau galian C yang berada di wilayah Kabupaten Serang.

Pemukulan dan pembacokan dilakukan oleh oknum warga bernama Ahmad alias Bawek yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB malam.

Mengetahui hal tersebut Ayah kandung Ayu ting ting, akrab di sapa Ayah Rojak saat di temui Wartawan di salah satu cafe milik anaknya di kawasan Pondok Gede, Sabtu (07/11/2020) “Merasa sangat prihatin atas tindak kekerasan terhadap wartawan di Serang, ayah mendoakan semoga korban lekas sembuh dan pelaku segera di tangkap dan di proses sesuai hukum yang berlaku”, harapnya

Ayah Rozak Berphoto Bersama Salah Satu Pengunjung Caffe De Halu Milik Ayu Ting Ting

Adapun kronologi kejadian penganiayaan tersebut berawal setelah Acun melaksanakan tugas liputan dari Provinsi Banten soal galian C. Tiba-tiba ada yang konfirmasi untuk minta bertemu di wilayah Pamarayan.

“Saat pertemuan tersebut orang itu menanyakan cek lokasi (audit) dari Provinsi dan gabungan dari Kabupaten dan Satpol PP ke Desa Sangiang, Kecamatan Pamarayan. Di situlah terjadi keributan sampai saudara Ahmad alias Bawek memukul dan membacok Acun dengan sebilah golok sebanyak tiga kali.

Ayah Rozak

Sementara Pimpinan Redaksi KM Hero Akbar MM alias Moses melalui konfirmasinya meminta agar pelaku dijerat dengan Undang- Undang Darurat pasal 170 selain pasal 18 ayat 1 Undang- Undang No. 40/ 1999 tentang Pers. (Fahmy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *