All Great Leaders Are Readers

ZONAINDONESIA.ID– Oleh :
Agus Fatah
(Owner Salman Literacy Agency)

All great leaders are readers, maknanya adalah semua pemimpin hebat adalah pembaca.
Yup, para pemimpin hebat adalah pembaca. Pembaca dalam artian sempit yakni pembaca buku, dan pembaca dalam artian luas yakni
pembaca perubahan politik, ekonomi, sosial budaya, alam dan zaman.

Sejatinya setiap pemimpin adalah pembaca yang baik. Salah satu pemimpin yang memiliki kemampuan membaca dalam artian sempit dan luas adalah almarhum BJ Habibie, presiden Republik Indonesia ke 3.
BJ Habibie adalah seorang pembaca yang baik ini terbukti dari wawasan beliau yang sangat luas dan banyaknya buku yang beliau miliki. Buku buku tersebut tersimpan rapi diruang perpustakaan pribadi beliau.
Menurut Erdy Nasrul wartawan senior Harian Republika yang pernah mewawancarai BJ Habibie dikediamannya di kawasan perumahan Patra Kuningan Jakarta Selatan mengatakan bahwa:
Buku buku bapak BJ Habibie banyak sekali tertata rapih dalam dua lantai. Luas ruangan itu ratusan meter. Di ruangan tersebut terdapat buku buku koleksi pribadi Bapak BJ Habibie, terdiri dari buku tentang teknik, ensiklopedia, terjemahan Alquran, tafsir Qur’an Al Azhar karya Buya Hamka dan buku buku karangan Albert Hourani tentang sejarah dan dinamika keislaman

Erdy Nasrul melanjutkan bahwa dari koleksi pribadi perpustakaan BJ dapat disimpulkan bahwa :
Beliau adalah pribadi yang gemar membaca, terbukti dengan wawasannya yang luas dan tutur katanya yang santun, dan retorik saat berbicara.
Dari banyak tokoh hebat yang saya baca dapat disimpulkan bahwa mereka adalah orang-orang yang gemar membaca, lihat presiden Soekarno, bung Hatta, Abraham Harold Maslow, hingga Mark Zuckerberg pendiri Facebook adalah pribadi yang gemar membaca,
bahkan Mark Zuckerberg menyarankan kepada masyarakat luas agar membaca buku “Muqaddimah” karya Ibnu Khaldun yang berisi tentang ragam dinamika sosial dan peradaban.

Saya meyakini dengan banyak membaca, generasi muda khususnya kaum terpelajar akan tumbuh menjadi insan beradab, jauh dari budaya tawaran, tutur kata terjaga, terampil dan menghormati orang lain. Dengan begitu mereka tumbuh menjadi insan yang melebuh dalam kebersamaan. Mewarnai kehidupan dengan segala kebaikan sehingga bangsa ini makin maju.
Saya meyakini ini adalah harapan Habibie, manusia langka yang mendedikasikan hidupnya demi keindonesiaan dan kemajuan. Sosok yang gemar membaca dengan ribuan koleksi buku yang tertata rapi dalam perpustakaan pribadi, demikian papar Erdy Nasrul.

Membaca memang seru tambah ilmu, membaca buku jadikan hidup bermutu, begitu yang saya yakini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *