Al-Ghanna Institute Gelar Workshop Multimedia Untuk Pondok Pesantren Dan Majelis Taklim

ZONAINDONESIA.ID, JAKARTA– Internet Thinking merupakan jargon di era revolusi industry 4.0. Sampai-sampai seseorang yang menguasai media sosial di era tersebut maka ia menguasai dunia. Dari situlah, Al-Ghanna Institute menggelar pelatihan dan workshop multimedia untuk pondok pesantren dan majelis taklim.

Habib Hamid bin Ja’far al-Gadrie sebagai pembina al-Ghanna Institute memfasilitasi acara tersebut di pesantrennya yaitu Daar Umahatil Mukminin, Condet.

Menurutnya, sudah saatnya guru-guru, santri-santri pondok pesantren dan pemuda-pemudi yang berkhidmat di majelis taklim untuk menguasai media sosial untuk menebarkan Islam yang ramah dan damai. Agar Indonesia menjadi negeri yang cinta kerukunan dan kedamaian.

Adapun acara tersebut dibuka dan dimoderatori oleh Sayyid Muhammad Yusuf Aidid, S.Pd, M.Si (ketua Al-Ghanna Institute). Ia bertutur , “Pentingnya acara ini bukan dilihat pada saat pelatihan sekarang akan tetapi akan terasa dampaknya jika kalian mengaplikasikan ilmu tersebut di dunia maya.”

Pelatihan dan Workshop multimedia untuk pondok pesantren dibimbing oleh Yayat Suratno (Media Manager di Majelis Hikmah Alawiyah). Ia memulai pembicaraan tentang sejarah media sosial mulai dari Google, Wikipedia, Facebook, Twitter, dan Instagram. Setelah itu ia memberikan cara-cara mengaplikasikan dan menggunakan media sosial secara bijak. “Jika paling tidak ada tiga orang saja dari kalian yang mengelola media sosial maka pondok pesantren atau majelis taklim akan maju dan berkembang pesat”, imbuhnya.

Acara pelatihan dan workshop ini diikuti oleh guru-guru, santri-santri pondok pesantren Al-Ghanna, serta pemuda-pemudi yang aktif di Majelis Hikmatul Ilmi. Kedepannya Al-Ghanna Institute akan menggelar acara pelatihan dan workshop jurnalistik untuk pondok pesantren dan majelis taklim di tempat yang sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *