Membangun Budaya Literasi Di Masa Pandemi

ZONAINDONESIA.ID- Oleh : Agus Fatah (Aktivis Literasi)

Membangun budaya literasi di sekolah bukanlah hal mudah, apalagi dimasa pandemi. Dibutuhkan komitmen, kesungguhan, konsistensi para penggiatnya dan kebijakan, serta dukungan nyata dari para pimpinan sekolah.

AN NAHL Islamic School sebagai sebuah sekolah dengan budaya literasinya yang sedang tumbuh, mencoba mendorong semangat berkarya Up Normal dimasa New Normal melalui program literasi (guru dan karyawan menulis) bertajuk : “Berkarya Di Masa Karantina” (One Person One Article).
Program tersebut digagas oleh Ibu Dina Saptanti, selaku Manajer Operasional dan Marketing AIS pada awal tahun ajaran baru juli 2020

Alhamdulillah, memasuki bulan september hingga oktober pekan kedua tulisan karya guru dan karyawan masih terus mengalir dari masing masing unit (TK-SD-SMP dan Supporting) ke meja redaksi Web ANNAHL Islamic School.

Derasnya karya tulis para guru dan karyawan yang mengalir ke meja redaksi tentu tidak lepas dari peran para kepala unit dan team literasinya yang tak bosan bosan menghimbau, mengajak, memotivasi dan memprovokasi para guru dan karyawan untuk menulis dan mengirimkannya ke meja redaksi yang digawangi oleh Mr. Arif. Informasi terbaru yang kami terima kini walimurid pun mulai ikut mendukung program literasi dengan mengirimkan karyanya ke Web ANNAHL Islamic School, tentu ini hal menggembirakan yang patut disyukuri dan di apresiasi ( sudah ada 45 artikel yang masuk ke meja Redaksi Web Annahl Islamic School) dalam dua pekan terakhir ini.

Saya optimis jika trend menulis ini bisa di pertahankan dan ditingkatkan, insyaallah budaya literasi : baca-tulis akan berbuah manis. Menghasilkan karya Up Normal di masa New Normal bukanlah impian. Karya tulis guru dan karyawan AIS ini layak dibukukan dan diterbitkan.

Memang kita tidak bisa pungkiri ini masa pandemi, tapi karya dan kerja nyata kita harus tetap bersemi. Mari deraskan karya tulis kita, bukan tinggikan suara, karena bunga bunga tumbuh disebabkan oleh hujan, bukan oleh petir dan guruhnya.

Salam literasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *