Kemdikbud : Belum Terima Kuota Dari Pemerintah, Lapor Ke Sekolah

ZONAINDONESIA.ID, JAKARTA- Bagi siswa dan guru yang belum menerima bantuan kuota gratis dari pemerintah di himbau untuk melaporkan ke pihak sekolah.

Bantuan kuota gratis pemerintah tahap satu dan dua September 2020 telah disalurkan ke 27.305.495 nomor telepon selular (ponsel) siswa, guru, mahasiswa dan dosen.

Bagi siswa maupun guru yang belum menerima bantuan kuota gratis dari pemerintah bisa melaporkan ke pihak sekolah, menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemdikbud, Jumeri meminta siswa dan guru yang belum mendapatkan kuota internet gratis agar tak kecewa.

Ia memastikan bahwa pihaknya akan tetap memberikan kuota gratis kepada siswa maupun guru yang belum mendapatkan.

“Silahkan lapor ke sekolah atau ke kepala sekolah jika belum mendapatkan kuota internet,” ujar Jumeri. (30/09/2020)

Hal senada juga disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim.

Mendikbud meminta agar segera melapor kepada pimpinan satuan pendidikan untuk mendapatkan bantuan kuota belajar dengan menyampaikan nomor ponsel yang akan didaftarkan dan segera mengecek ke operator sekolah atau kampus untuk memastikan nomor telah terdaftar dan aktif.

“Saya meminta masyarakat untuk tidak khawatir karena seluruh pendidik dan peserta didik akan mendapatkan bantuan karena penyaluran dilakukan secara bertahap dan masa berlaku terhitung sejak bantuan kuota belajar diterima,” ujar Mendikbud.

Untuk mengecek apakah Anda sudah menerima kuota gratis bisa melalui cek kuota di masing-masing ponsel berdasarkan provider yang digunakan.

Selain melalui cek kuota internet, penerima bantuan kuota gratis Kemendikbud juga umumnya akan mendapat SMS dari masing-masing provider yang menyatakan pengguna mendapat bantuan kuota.

Tahun ini, pemerintah menetapkan target penerima bantuan kuota data internet kemendikbud sebanyak 50,7 juta peserta didik dan 3,4 juta pendidik, serta sebanyak 5,1 juta mahasiswa dan 257.217 dosen.

Kuota gratis ini meliputi SD, SMP, SMA, SMK, PAUD, Kesetaraan, SLB, mahasiswa vokasi, mahasiswa akademi, guru, serta dosen.

Jumlah kuota internet gratis yang diberikan untuk peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 20 GB per bulan, peserta didik jenjang pendidikan dasar hingga menengah 35 GB per bulan.

Selanjutnya pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah 42 GB per bulan, serta untuk mahasiswa dan dosen 50 GB per bulan.

Seluruhnya mendapatkan kuota umum sebesar 5 GB per bulan, sisanya adalah untuk kuota belajar. Kuota umum ini bisa digunakan untuk mengakses semua layanan dan aplikasi apda umumnya.

Penyaluran kuota data internet dilakukan selama 4 bulan dari September sampai dengan Desember 2020 dengan jadwal sebagai berikut:

Bantuan kuota data internet untuk bulan pertama:

1. Tahap I pada tanggal 22 sampai 24 September 2020.

2. Tahap II pada tanggal 28 sampai 30 September 2020.

Bantuan kuota data internet untuk bulan kedua:

1. Tahap I pada tanggal 22 sampai 24 Oktober 2020.

2. Tahap II pada tanggal 28 sampai 30 Oktober 2020.

Bantuan kuota data internet untuk bulan ketiga dan keempat dikirim bersamaan:

1. Tahap I pada tanggal 22 sampai 24 November 2020.

2. Tahap II pada tanggal 28 sampai 30 November 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *