Panen Perdana Padi Organik AN NAHL Ecopark Oleh : Agus Salim (Pengelola AN NAHL Ecopark)

ZONAINDONESIA.ID- Selasa, 22 September adalah hari istimewa bagi ANNAHL Ecopark, karena pada hari itu dilakukan Panen Perdana Padi Organik di sawah mini ANNAHL Ecopark.
Hadir dalam acara Panen tersebut Ibu Susi Anggraeni (Direktur Utama AIS), Ibu Dina Saptanti (Direktur Operasional dan Marketing AIS), Bapak Darusman (YPPI).Ms. Mira (Kepala Sekolah SMP AIS) dan Kak Khoir (Biodiversity Warriors KEHATI).

Dalam kata sambutannya di acara Panen Perdana Padi Organik AN NAHL Ecopark, Ibu Dina Saptanti mewakili manajemen ANNAHL Islamic School mengatakan bahwa, Alhamdulillah ANNAHL Ecopark bisa panen padi organik hari ini, dan kita bisa mengambil hikmah dari tanaman padi yaitu semakin berisi semakin merunduk yang bermakna makin berilmu hendaknya kita makin rendah hati, bukan rendah diri.

Sementara Mr. Agus, selaku pengelola ANNAHL Ecopark menyampaikan panen padi organik merupakan upaya Ecopark menghadirkan pengalaman dan pembelajaran bagi para siswa dan siapa saja agar lebih peduli pada lingkungan. Lebih jauh Mr. Agus mengatakan bahwa Insya allah Annahl Ecopark akan menjadi pusat keanekaragaman hayati flora dan fauna dimana para siswa dan siapa saja bisa belajar, melakukan penelitian dan mentadabburi ayat ayat kauniah (tanda-tanda kekuasaan Allah SWT yang terbentang di alam) dengan melihat lebih dekat flora dan fauna yang ada di dalamnya.

Mengawali panen perdana padi organik ANNAHL Ecopark, Ibu Susi, Ibu Dina dan Ms. Mira melakukan pemotongan padi tanda dimulainya panen, kemudian dilanjutkan oleh ananda Farid mewakili siswa SMP AN NAHL Islamic School dan Junior Ecopreneur ANNAHL Ecopark.
Setelah itu panen padi dilanjutkan oleh team ANNAHL Ecopark : Pak Jimin, Pak Amat, Pak Samad, Kang Isman, dan Pak Masdik.

Mengomentari panen padi di Sawah Mini ANNAHL Ecopark, Ibu Susi merasa diajak bernostalgia ke masa kecil saat bersama orang tua memanen padi di desa, sementara Ibu Dina merasa senang bisa merasakan suasana panen padi di saat pandemi. Sedangkan Ms. Mira mengatakan bahwa, dengan melihat proses penanaman hingga panen padi hari ini para siswa dan kita semua belajar bagaimana menghargai para petani yang telah bekerja sepanjang hari merawat padi agar bisa dinikmati, maka pastikan kita tidak membiarkan satu butir nasi menjadi mubazir, karena satu butir nasi yang tersisa dipiring kita, itulah yang membawa berkah.

Panen Perdana Padi Organik AN NAHL Ecopark ini di disiarkan secara live melalui Instagram dan dipandu secara interaktif oleh Mr. Syarief selaku kepala program pengembangan AN NAHL Ecopark.
Mr. Syarief menjelaskan proses awal penanaman padi hingga panen hari. Beliau juga mewawancarai Pak Jimin yang diamanahi mengurus sawah mini ANNAHL Ecopark. Pak Jimin menjelaskan bahwa dibutuhkan kurang lebih seratus hari hingga padi siap dipanen dan proses selanjutnya setelah dipanen adalah memisahkan padi dari tangkainya, mengeringkan dan memisahkan isi padi dari kulitnya.

Mr. Syarief mengatakan bahwa mungkin hanya sekarung beras yang kami peroleh dari hasil panen hari ini, tapi sesungguhnya berkarung karung pelajaran yang kami peroleh dari proses penanaman hingga panen padi hari ini.

Di akhir sesi panen bu Dina memberikan komentar :

“Saya senang Annahl Ecopark bisa panen padi hari ini, semoga panen berikutnya bisa lebih banyak lagi, dan pandemi pun sudah pergi”

Sedangkan Mr. Agus dalam closing satementnya mengajak kita semua untuk menghormati dan menghargai profesi para petani yang telah menanam padi sehingga kita masih bisa makan nasi hingga hari ini.

Nasi putih terhitung dimeja
Kita santap tiap hari
Beraneka ragam hasil bumi
Dari manakah datangnya

Dari sawah dan ladang disana
Petanilah penanamnya panas terik tak dirasa hujan rintik tak mengapa
Masyarakat butuh bahan pangan

Terimakasih Bapak tani
Terimakasih Ibu tani
Tugas anda sungguh mulia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *